Connect with us

Pemerintahan

Selama Ini Tak Berdampak Besar, GKR Hemas Minta Pemungutan Retribusi Wisata Langsung Dilakukan Oleh Masyarakat

Diterbitkan

pada

Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Booming pariwisata di Gunungkidul dinilai belum berdampak banyak terhadap kesejahteraan masyarakat. Seperti misalnya dalam pemungutan retribusi wisata yang saat ini ditangani pemerintah. Dana hasil retribusi wisata tersebut dituding belum sepenuhnya disalurkan pemerintah untuk kepentingan pariwisata maupun kesejahteraan masyarakat setempat.

Ratu Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, GKR Hemas menyatakan bahwa pemerintah harus mulai berpikir bagaimana cara untuk menyejahterakan maupun menyalurkan dana retribusi yang dipungut tersebut untuk kepentingan masyarakat maupun pengembangan obyek wisata. Istri Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X ini meminta agar ke depan, pemungutan retribusi bisa langsung ditangani oleh rakyat.

“Dana retribusi yang diambil pemerintah ini kerap tidak kembali lagi kepada masyarakat,” tutur GKR Hemas ketika reses anggota DPD RI dari DIY di Desa Wisata Klayar, Padukuhan Klayar, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Rabu (28/02/2018) kemarin.

Berita Lainnya  Mulai Disalurkan, Pemerintah Jamin Bansos Beras Berkualitas Baik

Dengan pemungutan retribusi secara langsung oleh masyarakat setempat, Hemas yakin apabila nantinya dana retribusi tersebut bisa lebih berdampak kepada masyarakat setempat.

Ratu Hemas mencontohkan seperti obyek wisata Gua Pindul yang dahulu belum terkelola dengan baik, pemerintah kabupaten seakan tidak melakukan upaya apapun. Namun begitu obyek wisata ramai, retribusi kemudian mulai ditarik. Ia tidak ingin kasus di daerah seperti Riau di mana sumber pendapatan minyak begitu besar namun masyarakat di sana masih kurang sejahtera.

“Kalau retribusi langsung ditarik oleh masyarakat, pembangunan dan pengembangan desa maupun obyek wisata bisa lebih maksimal,” tandas dia.

Sementara itu, anggota DPD RI, Afnan Hadikusumo menambahkan, dalam pengembangan wisata, diperlukan adanya infrastruktur yang bisa digunakan sebagai penunjang pariwisata. Dana dari retribusi tersebut nantinya bisa dialihkan ke sektor tersebut secara cepat dan sesuai kebutuhan.

Berita Lainnya  Kegiatan MPLS Diwanti-wanti Bebas Dari Kekerasan dan Perundungan

Meski begitu, ia juga menyoroti terkait kesiapan masyarakat setempat dalam pengelolaan pariwisata dalam hal ini adalah pelayanan kepada pengunjung. Ia mencontohkan bahwa di lokasi wisata, pengelola wisata tidak diperkenankan untuk menerapkan tariff tinggi bagi wisatawan yang nantinya justru akan menghambat pengembangan pariwisata.

“Infrastruktur mutlak diperlukan, namun selain itu yang paling penting adalah jangan nutuk kepada wisatawan. Parkir jangan mahal, makanan juga. Nanti wisatawan malah kapok dan enggan berkunjung lagi,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Berita Terpopuler