Sosial
Serahkan Bantuan Sumur Bor di Semin, Hanafi Rais Kecam Keputusan Pengangkatan Jenderal Polisi Jadi Plt Gubernur
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rencana pengangkatan dua jenderal polisi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur di Jawa Barat dan Sumatera Utara selama prosesi Pilkada oleh Kemendagri menuai kritikan dari sejumlah fraksi di DPR RI. Partai Amanat Nasional (PAN) mengecam keputusan ini lantaran menilai ada muatan politis. PAN meminta agar Mendagri Tjahjo Kumolo menganulir rencana kebijakan ini.
Seperti disampaikan oleh anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Hanafi Rais yang ditemui di sela penyerahan bantuan pengeboran air di Masjid Al-Ikhlas, Desa Semin, Semin, rencana pengangkatan jenderal polisi sebagai Plt Gubernur adalah sebuah pelanggaran peraturan. Menurut putra politisi senior Amien Rais ini, lazimnya, jabatan Plt Gubernur dipegang oleh aparatur sipil negara atau bisa juga dari kalangan TNI maupun Polri namun yang sudah tidak menjabat aktif di kepolisian.
"Jadi kalau mau diberikan kepada anggota polisi seharusnya disipilkan terlebih dahulu. Jika sudah menjadi sipil dan bagian dari Kemendagri, bisa dipasrahi jadi Plt," ucap Hanafi, Minggu (28/01/2018) kemarin.
Hanafi menilai, keputusan Mendagri yang terkesan dipaksakan ini bisa memicu situasi Pilkada yang kurang kondusif. Ia mengkhawatirkan akan membuat Pilkada di Jawa Barat dan Sumatera Utara menjadi kurang fair dan lantas bisa memicu potensi konflik.
Fraksi PAN sendiri sudah mengirimkan keberatan pengangkatan jendral polisi untuk menjabat gubernur kepada Mendagri. Tak lupa ia berharap kepada presiden untuk mengawasi kinerja para menteri agar tidak mengeluarkan kebijakan yang kurang tepat.
"Sudah kita (kirim) minta Mendagri mencabut keputusan itu. Kita tunggu sikap menteri kaya apa. Dan tentu (berharap) presiden memberikan arahan yang benar," ujar dia.
Warga Desa Semin Dapat Bantuan Sumur Bor
Pada kunjungannya ke Masjid Al Ikhlas, Desa Semin, Kecamatan Semin, Hanafi Rais sekaligus juga menyerahkan bantuan berupa sumur bor ke masyarakat setempat. Sumur yang dibangun lengkap dengan pompa air berkekuatan 5.000 watt ini dibangun sejak akhir 2017 lalu dan diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan air kurang lebih 100 Kepala Keluarga yang tinggal di sekitar area Masjid.
Ia berharap, sumur bor ini diharapkan bisa menjadi jawaban atas kesulitan air bersih yang sering dialami oleh warga setempat.
“Kami harapkan bantuan ini dapat terus dirawat sehingga dapat terus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya
Sementara pengurus Masjid Al-Ikhlas Semin, Ali Hasan, menuturkan, masyarakat Desa Semin sangat antusias dengan bantuan sumur bor ini. Wilayah Desa Semin sendiri memang setiap tahunnya dilanda kekurangan air bersih. Meski saluran PDAM telah terpasang, namun pasokan airnya sering terkendala.
"Dengan bantuan sumur bor ini masyarakat menjadi lebih tenang dalam menghadapi musim kemarau," katanya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
