fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Serapan Anggaran Masih Rendah, Termin Ketiga Dana Desa Belum Dapat Dicairkan

Diterbitkan

pada tanggal

––>

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Kabupaten Gunungkidul telah siap mengucurkan dana desa termin ketiga. Namun semikian, pencairan ini terganjal sejumlah kondisi dan persayaratan. Salah satu diantaranya yakni prosentase serapan dana desa yang masih kurang 75 persen.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat (DP3AKBPMD), Subiyantoro menjelaskan, pencairan dana desa termin ketiga saat ini masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini lantaran belum memenuhinya persyaratan yang terkait dengan serapan dana desa di masing-masing pemerintah desa. Menurut Subiyantoro, prosentase serapan sejumlah pemerintah desa di Gunungkidul masih belum optimal. Bedasarkan akumulasi yang dilakukan oleh jajarannya, hingga saat ini baru sekitar 70 persen dana desa di Gunungkidul yang sudah terserap. Padahal sesuai aturan, untuk dapat mencairkan kembali dana yang ada pada termin ketiga ini, paling tidak serapan yang ada menyentuh angka 75 persen.

Berita Lainnya  Gandeng Pihak Ketiga Kembangkan UMKM, Desa Sambirejo Yakin Mampu Sejahterakan Masyarakat

“Saat ini masih belum memenuhi persyaratan jika termin ketiga dicairkan,” terang Subiyantoro, Jumat (09/08/2019).

Menghadapi kondisi seperti ini, pemkab berencana menyebar tim untuk melakukan pendampingan terhadap desa-desa yang sekiranya serapan dana desa masih belum optimal. Pendampingan semacam ini diharapkan mampu mendorong Pemdes untuk lebih dapat bergerak cepat dan segera merampungkan program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat.

Ia menargetkan, paling tidak pada bulan Oktober mendatang, dana desa termin ketiga sudah dapat turun dan dimanfaatkan oleh pemnerintah desa serta masyarakat. Pengecekan ke lapangan juga akan dilakukan oleh instansi terkait guna meminimalisir terjadinya penyimpangan ataupun hal-hal lainnya.

“Peran pemerintah dan pengawasan dari masyarakat tentu sangat dibutuhkan,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Solidaritas Kepala Desa se Kabupaten Gunungkidul, Sutiyono menambahkan, forumnya sudah sejak beberapa waktu lalu juga membahas mengenai turunnya dana desa termin ketiga. Saat ini dari pemerintah desa tengah melakukan pengajuan ke Dinas. Namun begitu, ia juga mengakui perihal masih adanya penyerapan dana yang minim. Menurutnya, dari masing-masing desa terdapat beberapa kendala yang dihadapi, sehingga dalam pemanfaatan dan penggarapan proyek desa sendiri masih belum optimal.

Berita Lainnya  Gejolak-gejolak Berhasil Diredam, Pemkab Pastikan Tahapan Pilkades Berjalan Sesuai Jadwal

“Ada beberapa alasan yang diungkapkan namun masih tergolong normatif. Misalnya lokasi yang akan dibangun sedang dimanfaatkan untuk kegiatan ataupun alasan lain,” ucapnya.

Pria yang menjabat sebagai Kepala Desa Banyusoca tersebut juga mengutarakan jika desa yang telah selesai baik pembangunan maupun kegiatan lain terus memberikan arahan pada pemdes yang sekiranya belum optimal.

“Ada sedikit arahan dan juga memberikan support. Kemudian juga selalu mengingatkan pada pemdes-pemdes agar tidak menyalahi aturan dan tidak terjadi penyimpangan,” tutup dia.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler