Peristiwa
Tak Indahkan Peringatan Petugas, 2 Wisatawan Terseret Ombak Hingga ke Tengah Laut
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Eksotisme pantai Gunungkidul memang membuat para pengenjung terlena saat bermain air di lautan lepas. Meski sering kali mendapat peringatan dari petugas, tak sedikit dari mereka yang menghiraukan seruan larangan yang dilontarkan melalui pengeras suara. Tentu dampaknya cukup fatal, para pengunjung bisa saja menjadi korban kecelakaan laut yang sangat berbahaya.
Seperti halnya yang dialami oleh dua orang wisatawan asal Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Pada Kamis (25/10/2018) menjelang petang tadi, Temon (22) dan Erfan (25) terseret ganasnya ombak di pantai Somadeng, Desa Tepus, Kecamatan Tepus. Beruntung meski sempat terseret belasan meter ke tengah laut, berkat kesigapan anggota SAR, keduanya berhasil diselamatkan oleh petugas.
Sekretaris SAR Linmas Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto memaparkan, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Kedua korban yang datang bersama dengan rombongan sebuah perusahaan dari Jakarta Selatan tengah asyik bermain air di kawasan pantai. Tanpa disadari, keduanya kemudian bermain terlalu ke tengah. Hanya berselang beberapa waktu, kemudian datang ombak besar menghantam tubuh keduanya.
“Derasnya ombak yang datang membuat kedua korban terseret dan tergulung ombak hingga belasan meter dari lokasi awal. Sudah sampai ke tengah,” kata Surisdiyanto, Kamis malam.

Salah satu korban usai berhasil diselamatkan petugas
Melihat ada kecelakaan laut yang sedang terjadi, beberapa anggota SAR kemudian bergerak ke menuju pantai dan langsung berenang untuk menyelamatkan kedua pengunjung itu. Beruntung tak berselang lama, kedua wisatawan tersebut berhasil diselamatkan oleh petugas. Temon dam Erfan lalu dievakuasi ke daratan menggunakan pelampung dan peralatan penyelamat lainnya.
“Mereka sebenarnya sudah berulang kali diperingatkan oleh petugas, tapi memang tidak mengindahkan himbauan kami,” imbuh dia.
Usai berhasil diselamatkan, baik Temon maupun Erfan tak sampai mengalami luka berarti. Meski demikian, keduanya sempat harus mendapat penanganan dari petugas. Pasalnya selepas kejadian itu, dua pemuda tanggung mengalami shock dan badan yang lemas. Baru setelah mendapatkan perawatan dan kondisinya berangsur membaik, kedua korban diperbolehkan bergabung dengan rombongan.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized7 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
