Peristiwa
Terkena Serangan Jantung Saat Cari Pakan Ternak, Sumardi Ditemukan Meninggal di Ladang
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aktifitas di ladang merupakan kegiatan yang cukup berat. Beratnya kegiatan tersebut harus diimbangi dengan kondisi fisik yang prima. Jika tidak, akibatnya bisa cukup fatal. Sudah cukup banyak warga Gunungkidul yang harus meregang nyawa di areal ladang akibat memaksakan diri. Kondisi sebagian ladang yang sepi serta sebagian diantaranya jauh dari akses jalan menjadikan situasi semakin buruk lantaran tentunya pertolongan tidak bisa segera diberikan.
Yang terbaru adalah yang menimpa Sumardi warga Padukuhan Plumbungan, Desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo. Kakek berusia 65 tahun tersebut ditemukan oleh kedua putranya meringkuk di sebuah tegalan dalam kondisi tidak sadarkan diri pada Kamis (25/10/2018) malam tadi. Walau sempat dilarikan ke rumah sakit, namun saat itu Sumardi sudah dalam kondisi meninggal dunia. Bedasarkan pemeriksaan pemeriksaan medis, Sumardi diduga meninggal akibat penyakit jantung.
Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 18.00 WIB, Hendra Gunawan (42) anak Sumardi pulang dari bekerja. Saat itu ia mendapati ayahnya sedang tidak ada di rumah. Semula tidak ada kecurigaan dari Hendra karena memang seperti biasa di jam-jam tersebut ayahnya masih berada di ladang mencari pakan ternak. Namun demikian ia mulai cemas setelah ditunggu hingga pukul 19.30 WIB, tidak ada tanda-tanda kepulangan Sumardi ke rumah.
Merasa ada yang tidak beres, ia bersama saudaranya melakukan pencarian. Penelusuran ke kandang ternak tak membuahkan hasil, pencarian kemudian dilanjutkan ke ladang yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumahnya. Dari kejauhan, di ladang yang gelap, Hendra melihat sesosok tubuh manusia yang meringkuk di pinggiran tegalan. Melihat sosok tersebut keduanya lantas berusaha mendekatinya.
Kaget bukan main, laki-laki tua yang meringkuk dengan muka sedikit membentur tanah itu ternyata adalah Sumardi yang beberapa waktu dicarinya. Keduanya lalu melarikan Sumardi yang sudah dalam kondisi tak sadar ke RS Panti Rahayu. Namun kemudian kedua anak Sumardi pun harus menelan getirnya kenyataan, di mana setelah pemeriksaan, dokter menyatakan yang bersangkutan telah meninggal dunia.

“Dari pemeriksaan korban dinyatakan meninggal karena penyakit jantung. Anggota langsung berupaya melakukan penelusuran dan pencatatan setelah mendapat informasi,” kata Kapolsek Karangmojo, Kompol Sunaryo, Jumat (26/10/2018) siang saat dikonfirmasi.
Adapun menurut Sunaryo, dalam tubuh korban tidak ditemukan adanya unsur-unsur kekerasan. Korban murni meninggal karena serangan jantung saat beraktifitas di ladang yang hanya berjarak sekitar 50 meter di sebelah selatan dari rumahnya. Pakaian yang digunakan pun masih lengkap, dan terdapat peralatan di sekitar korban.
“Dari keluarga sudah menerima. Semalam anggota juga sempat melakukan pendampingan di rumah. Hari ini pemakamannya,” tutup Sunaryo.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
