Pemerintahan
Taman Kuliner Wonosari Akan Diperluas, Begini Rencananya
Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan memperluas Taman Kuliner Wonosari guna menampung lebih banyak pedagang kaki lima (PKL). Nantinya, lapak-lapak baru hasil perluasan tersebut akan diperuntukan bagi para pedagang yang sebelumnya ditertibkan dari kawasan Alun-alun Wonosari. Anggaran sebesar Rp 1 miliar sendiri telah disiapkan oleh pemerintah guna mewujudkan proyek ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, adanya kebijakan penertiban terhadap para PKL di kawasan Alun-alun memang langsung dibarengi dengan solusi oleh pemerintah.
Pihaknya telah merencanakan perluasan kawasan Taman Kuliner Wonosari agar bisa menampung lebih banyak PKL. Perluasan lahan dagang ini akan memanfaatkan bekas lapangan tenis dan kantor UPT Perlindungan Perempuan dan Anak yang memang terletak di seputaran Taman Kuliner Wonosari.
“Nanti di bekas UPT dan lapangan tenis itu akan dibangun lapak untuk para pedagang. Termasuk yang sisi utara kan belum ada lapak, nah akan kami upayakan pembangunan,” kata Rakhmadian Wijayanto, Kamis (05/02/2026).
Selain pembangunan lapak, pemerintah juga berencana menutup sungai yang ada di belakang kantor pemerintahan. Ke depan, di lokasi tersebut akan digunakan sebagai tempat parkir pengunjung Taman Kuliner Wonosari.

Anggaran sebesar Rp 1 miliar telah disediakan oleh pemerintah dalam pelaksanaan proyek perluasan Taman Kuliner Wonosari tersebut. Ia memastikan, pelaksanaan pembangunan sendiri dilakukan di 2026 ini.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk sementara ini sebelum dilaksanakan proses pembangunan, para PKL disediakan tempat berjualan di bekas lapangan tenis. Selain di lokasi itu, pihaknya juga menyediakan lokasi lainnya seperti di kompleks Pasar Besole dan Taman Kuliner Patung Sapi yang berada di Kalurahan Kepek.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniantoro menambahkan, saat ini ada beberapa pedagang yang mulai akan berjualan di bekas lapangan tenis. Ia meyakini, saat perluasan dan pembangunan kios telah selesai, PKL yang berjualan di kawasan tersebut akan semakin banyak.
“Untuk saat ini memang baru beberapa yang sudah mulai berjualan. Kalau pembangunan yang direncakanan ke depan selesai, pasti akan lebih banyak. Sistemnya mereka mendaftar ke dinas untuk dapat berjualan di sana,” tutup dia.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
