Hukum
Tebar “Teror” di Warung-warung Makan Kota Wonosari, Pasutri Ini Dibekuk Polisi
Wonosari,(pidjar.com)–Setelah selama beberapa waktu melakukan “teror” terhadap sejumlah warung makan, pasangan suami istri asal Kabupaten Sleman akhirnya harus mendekam di ruang tahanan Polres Gunungkidul. Pasangan ini diketahui mencuri tabung hingga sedikitnya di 8 di wilayah Gunungkidul. Adapun modusnya adalah dengan membobol warung-warung makan yang dalam keadaan kosong. Keduanya terancam pidana penjara hingga 9 tahun atas perbuatannya tersebut.
Kapolsek Wonosari, Kompol Tri Wibowo mengungkapkan, 27 Januari 2026 lalu Unit Reskrim Polsek Wonosari mendapat laporan adanya pencurian 9 tabung gas melon di sebuah warung gorengan yang berada di Jalan Wonosari-Nglipar, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari. Proses penyelidikan saat itu dilakukan oleh petugas unit reskrim.
Tak berselang lama, tepatnya tanggal 10 Februari 2026, aksi pencurian tabung gas juga terjadi di sebuah warung makan yang berada di Jalan Wonosari-Semanu. Saat melancarkan aksinya, kedua pelaku ini dipergoki oleh pemilik warung.
Saat itu pemilik warung kemudian berteriak meminta bala bantuan warga sehingga pasangan suami istri yang melakukan pencurian tersebut berhasil diamankan oleh warga dan diserahkan ke pihak kepolisian.
Adapun identitas kedua pelaku yakni SR (suami) dan SH (istri) warga Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman.
“Dua pelaku yang berstatus suami ini kemudian kami amankan ke Polsek Wonosari untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan mereka mengaku telah melakukan pencurian hingga 8 TKP dengan total tabung gas yang diambil ada 29 biji,” ungkap Kompol Tri Wibowo.
Setiap melancarkan aksinya, pasangan ini selalu berdua. Masing-masing memiliki peran yaitu setelah sampai di lokasi yang menjadi target pencurian, SR turun dengan membawa palu dan obeng untuk mencongkel gembok pintu dan masuk ke dalam untuk mengambil tabung gas. Sedangkan istrinya, berada di luar untuk mengawasi situasi dan saat suaminya berhasil menbawa tabung hasil curiannya langsung mengambil dan memasukkan ke dalam beronjong.
“Keduanya menggunakan sepeda motor yang dipasang keranjang,” papar dia.
“Untuk sasaran pencuriannya itu random tapi menyasarnya ke warung makan,” ujar dia.
Pencurian di delapan TKP ini dilakukan oleh pasutri tersebut dalam kurun waktu Januari sampai Februari. Setiap kali keduanya usai melancarkan aksi, kemudian kembali daerah asalnya untuk menjual barang curian tersebut.
“Tabung gas ini dijual di daerah Bantul dan Sleman dengan harga Rp 115 ribu sampai Rp 145 ribu baik isi maupun kosong,” jelasnya.
Adapun dari hasil pemeriksaan pelaku, hasil dari penjualan tabung gas digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kemudian juga untuk membayar utang di bank plecit karena setiap harinya ada 3 sampai 4 yang harus dibayarkan.
Atas tindak pencurian yang dilakukan, kedua pelaku ini dikenakan Pasal 477 ayat 1 huruf (f) dan (g) KUHP Jo Pasal 127 KUHP Undang undang No 1 tahun 2023 dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.
“Pengembangan masih akan kami lakukan untuk memastikan ada tidaknya TKP lain di Gunungkidul maupun daerah lain,” pungkasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
