Connect with us

Uncategorized

Tekan Angka Kecelakaan, Daop 6 Yogyakarta Gelar Sosialisasi di Perlintasan Sebidang

Diterbitkan

pada

 

Jogja, (pidjar.com) — PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara serentak melakukan sosialisasi di perlintasan sebidang. Sosialisasi tersebut dilakukan di seluruh Daop Pulau Jawa dan Sumatera, termasuk di Daop 6 Yogyakarta.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro mengatakan, sosialisasi tersebut dilakukan di 13 titik, yakni di Pulau Jawa 9 titik dan 4 titik di Sumatera. Tujuannya adalah untuk menekan angka juga kecelakaan yang berada di perlintasan sebidang.

“Perlintasan sebidang menurut kami dari KAI, merupakan salah satu tempat atau titik yang berpotensi sangat rawan mengakibatkan korban jiwa, baik korban jiwa dari pengguna jalan, maupun petugas, dan juga menimbulkan kerusakan sarana baik lokomotif ataupun kereta termasuk kerusakan prasarana persinyalan maupun jalur kami,” kata Kris di sela sosialisasi perlintasan sebidang di Yogyakarta, Jum’at (16/8/2024) sore.

Berita Lainnya  Tujuh Manfaat Biji Selasih

Di samping itu, Kris menyebut, adanya kecelakaan di perlintasan sebidang juga yang mengakibatkan keterlambatan cukup banyak, sehingga terjadi penumpukan pola operasi di perjalanan KA.

“Untuk di wilayah Daop 6 Yogyakarta ini dari awal tahun 2024 hingga bulan Juli kemarin terjadi 8 kejadian, enam terjadi di perlintasan sebidang tidak dijaga, dua terjadi di perlintasan yang dijaga. Dari 8 kasus tersebut, lima meninggal dunia, tiga luka berat,” ungkapnya.

Kris menjelaskan, untuk perlintasan yang dikatakan resmi tetapi tidak dijaga, pihaknya berupaya untuk memberikan masukan kepada pemerintah daerah setempat untuk melakukan penjagaan mengingat penjagaan di perlintasan sebidang memang bukan tanggung jawab dari PT KAI.

“Tanggung jawab di perlintasan sebidang ada pada pemerintah daerah menurut kelas jalannya baik itu kelas Jalan Kabupaten bahkan jalan tingkat provinsi, ” jelasnya.

Berita Lainnya  Akhir September, Perda Perubahan Penyebutan Desa dan Kecamatan Ditarget Selesai

Kris mengungkapkan, perlintasan sebidang wilayah Daop 6 Yogyakarta saat ini ada 301 titik, dimana ada 138 titik perlintasan yang dijaga dan 163 titik perlintasan yang belum dijaga.

“Jadi masih banyak yang belum dijaga. Penjagaan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah menurut ruas jalannya, kami selalu mengupayakan untuk pemerintah daerah ikut berperan aktif dalam hal keselamatan di perlintasan sebidang ini,” paparnya.

Kris menambahkan, ada kekhususan bila perlintasan sebidang itu lebarnya kurang dari 2 meter. PT KAI diperbolehkan untuk menutup secara langsung dengan melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan warga setempat. Sebab perlintasan kurang dari 2 meter masuk dalam kategori embrio perlintasan sebidang yang nantinya bisa menjadikan perlintasan tersebut mekar menjadi besar.

“Kita dibolehkan atau diberikan kewenangan untuk menutup perlintasan yang memang kurang dari 2 meter tapi dengan sosialisasi terlebih dahulu, ” imbuhnya.

Berita Lainnya  Pameran Lukisan Rumah Kedua Hadir di ARTSPACE

Kris mengimbau kepada pengguna jalan terutama yang melintas di perlintasan sebidang. Perlintasan sebidang bukan alat yang utama karena pintu palang maupun petugas adalah alat bantu. Alat utama adalah rambu-rambu yang sudah ada di perlintasan sebidang.

“Terutama rambu segi delapan berwarna merah tanda stop berhentilah. Ketika alarm atau sirine berbunyi dan mulai pelan-pelan palang pintu turun, itu menandakan sudah memberikan kesempatan orang yang berada di depan atau berada saat di tengah jalur untuk lolos dari maut,” pungkasnya.

Dalam sosialisasi serentak ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berkolaborasi dengan BTP, Dishub Kota Yogyakarta, Jasa Raharja Yogyakarta, Polresta Yogyakarta, Danramil Tegalrejo, Kapolsek Tegalrejo, dan Komunitas Pecinta Kereta Api.(Ken).

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata11 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler