fbpx
Connect with us

Peristiwa

Terduga Teroris Dikenal Tertutup, Perangkat Desa: Dia Bukan Warga Asli Ngunut

Diterbitkan

pada tanggal

––>

Playen,(pidjar.com)–Penggrebekan Densus 88 di sebuah rumah di Padukuhan Ngunut Tengah, Desa Ngunut, Kecamatan Playen menyimpan sejumlah fakta. Salah satunya adalah diketahui bahwa warga yang diduga merupakan teroris Mar (47) adalah bukan merupakan warga asli Gunungkidul.

Diungkapkan oleh perangkat Desa Ngunut, Wagit, Mar diketahui belum lama tinggal di Desa Ngunut. Ia merupakan warga luar daerah yang kebetulan menikah dengan salah seorang warga asli Ngunut.

“Dia pendatang, bukan warga asli Ngunut. Kebetulan saja dia menikah dengan warga kami,” ucap dia, Rabu (20/11/2019).

Ia menjelaskan, tidak banyak yang diketahui tentang Mar. Namun menurutnya, Mar juga memiliki nama lain yakni Abu Umar.

Berita Lainnya  Ini Hasil Lengkap Simbol-simbol Yang Muncul Dalam Pembukaan Cupu Kiai Panjolo

“Ada yang memanggil Abu Umar juga kepada yang bersangkutan,” jelas Wagit.

Di tengah masyarakat, Mar dikenal sebagai pribadi yang tertutup. Dia terpantau jarang bersosialisasi dengan warga lainnya.

“Dia pendiam, kalau di warung saja ketika melayani penjual juga cuman diam,” katanya.

Terkit dengan penampilan, Mar juga berbeda dengan warga lain di wilayahnya tinggal. Ia kebanyakan mengenakan celana tiga per empat dan memakai penutup kepala.

“Dia menggunakan semacam peci kain,” terang dia.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Tim Densus 88 mendatangi rumah Mar sejak Rabu pagi. Puluhan petugas kepolisian nampak berjaga di lokasi dalam penggerebekan tersebut. Bahkan dalam penggerebekan ini, suara ledakan sempat terdengar di sekitar lokasi.

Berita Lainnya  Razia di Penginapan dan Karaoke, Lima Pasang Tak Resmi Didapati Sedang Asyik Ngamar

“Ini kegiatan Densus 88, kita hanya membantu pengamanan,” ujar Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler