Connect with us

Advertorial

Terindikasi Mengandung Zat Berbahaya, Masyarakat Diminta Waspadai Saus-saus Berwarna Mentereng

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul meminta masyarakat untuk lebih waspada dalam mengkonsumsi saus-saus kemasan, terutama yang memiliki merk kurang familir. Pasalnya saus yang beredar luas di masyarakat diperkirakan mengandung bahan-bahan berbahaya dapat mengganggu kesehatan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengatakan, selama ini pihaknya memang melakukan pengamatan terkait saus sambal yang kerap digunakan pada warung-warung kecil seperti mie ayam dan bakso.

"Kita khawatir saus sambal yang beredar itu jauh dari standar keamanan pangan," kata Priyanta, Selasa (03/06/2018).

Ditambahkan Priyanta, kecurigaan tersebut melihat dari warna yang mencolok serta harga yang sangat murah. Dari situ dimungkinkan juga, bahan yang digunakan merupakan bahan tidak segar dan tidak higienis.

Berita Lainnya  Bikin Promo Lagi, Bayar 1 Juta Bisa Dapat Rumah di Pusat Kota

"Kalau dari warna kemungkinan besar menggunakan pewarna buatan," lanjut dia.

Namun demikian, pihaknya merasa kesulitan untuk memastikan apakah saus sambal tersebut aman atau tidak. Pasalnya, dari pantauan pihaknya, rumah produksi saus tersebut berada di luar Gunungkidul.

"Kita harus memastikan ke pabriknya untuk melihat tempat dan proses produksinya. Baru kita bisa membutkikan secara pasti," imbuh dia.

Priyanta menambahkan, saus yang dibuat dengan campuran bahan-bahan kimia berbahaya dapat dengan mudah merusak organ kesehatan seperti ginjal dan hati. Selain itu juga dapat memicu kanker.

"Kita himbau masyarakat agar waspada dan pandai memilah. Kalau ragu waktu makan ya jangan digunakan terlebih dahulu," pungkasnya.

Berita Lainnya  Baru Lagu Ketiga, Pentas Dangdut Sudah Dihiasi Tawuran Penonton

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata22 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler