Connect with us

Pemerintahan

Razia Gabungan, Satpol PP dan Bea Cukai Sita Ribuan Rokok Ilegal

Diterbitkan

pada

Wonosari,(Pidjar.com)–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gunungkidul bersama Bea Cukai Yogyakarta kembali berhasil mengungkap peredaran rokok ilegal dalam operasi gabungan yang digelar di wilayah Kapanewon Playen, Kamis (18/6/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sebanyak 7.000 batang rokok ilegal yang ditemukan di dua toko dan dua sales. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Yogyakarta untuk dilakukan penelitian dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono, menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut menjadi bukti pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap peredaran barang kena cukai di daerah.

“Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk menjadikan kepatuhan sebagai bagian dari etika usaha, karena setiap batang rokok ilegal yang beredar tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencederai iklim usaha yang sehat dan berkeadilan,” kata Harry Sukmono.

Menurut Harry, pemberantasan rokok ilegal tidak hanya berfokus pada penindakan semata, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran pelaku usaha agar mematuhi aturan yang berlaku. Ia menilai kepatuhan terhadap regulasi cukai merupakan bagian penting dalam menciptakan persaingan usaha yang sehat.

Berita Lainnya  Istri Melahirkan, PNS Pria Kini Bisa Ajukan Cuti 1 Bulan

Harry menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Bea Cukai akan terus diperkuat untuk memastikan peredaran rokok ilegal dapat ditekan semaksimal mungkin.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Gunungkidul, Sumarno, mengungkapkan bahwa pola distribusi rokok ilegal saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan pengawasan yang lebih intensif.

“Peredaran rokok ilegal saat ini semakin dinamis dan memanfaatkan berbagai jalur distribusi. Oleh karena itu, pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Partisipasi masyarakat untuk tidak membeli, menjual, maupun mengedarkan rokok ilegal menjadi faktor penting dalam memutus rantai peredarannya,” ujar Sumarno.

Ia menegaskan, operasi pemberantasan rokok ilegal akan terus dilakukan secara terukur dan berkesinambungan sebagai bentuk komitmen penegakan hukum di Kabupaten Gunungkidul.

Berita Lainnya  Isi Kekosongan 47 Formasi Seleksi CPNS Yang Minim Pendaftar, Pemkab Siapkan Rekruitmen Tenaga Non PNS

“Kami akan terus memperkuat langkah pengawasan dan deteksi dini di lapangan melalui sinergi dengan Bea Cukai serta dukungan masyarakat. Operasi akan terus dilakukan untuk menekan ruang gerak peredaran rokok ilegal,” tambahnya.

Berdasarkan data Satpol PP Gunungkidul, hingga Juni 2026 jumlah rokok ilegal yang berhasil diamankan dalam berbagai operasi telah mencapai 159.060 batang. Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah bersama Bea Cukai dalam memerangi peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan penerimaan negara dan masyarakat.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler