Pemerintahan
Qurban For Stunting, Kemenag Bagikan Daging Kurban Kalengan ke Anak-anak Stunting
Wonosari,(pidjar.com)– Permasalahan stunting masih menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama. Salah satu program yang digagas oleh Kementerian Agama Gunungkidul untuk membantu pemerintah daerah dalam penanganan kasus stunting diluncurkannya program Qurban For Stunting. Di mana Kemenag melakukan pengolahan dan pengalengan daging kurban dari umat muslim untuk kemudian dibagikan ke anak-anak yang terindikasi stunting.
Kepala Kanwil Kemenag Gunungkidul, Mukotib mengungkapkan, tingginya kasus stunting di Gunungkidul menjadi evaluasi dan perhatian pemerintah. Kemenag turut andil dalam penanganan dan penanggulangan permasalahan kesehatan dan sosial tersebut.
Melalui momentum Hari Raya Idul Adha yang identik dengan penyembelihan hewan kurban, muncul upaya untuk mengoptimalkan distribusi dan pemanfaatan daging kurban guna mendukung pemenuhan gizi anak-anak yang berisiko stunting.
“Partisipasi warga Gunungkidul dalam berkorban hewan cukup tinggi. Untuk itu kami kumpulkan sebagian dari masing-masing lembaga keagamaan yang kemudian untuk penanganan stunting,” kata Mukotib.
Menurutnya, selama ini pelaksanaan kurban lebih banyak berfokus pada pembagian daging mentah kepada masyarakat secara umum. Padahal, terdapat kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, terutama anak-anak yang mengalami atau berisiko mengalami stunting akibat kurangnya asupan gizi.

“Setelah dikumpulkan, kemudian diproses pengolahan kami bekerjasama dengan pihak lain di Yogyakarta dalam pengolahan dan pengalengannya,”imbuh dia.
Daging-daging kurban tersebut diolah menjadi makanan siap saji yang bergizi tinggi untuk anak-anak yang terindikasi stunting.
“Ini sudah tahun kedua kami mengolah daging kurban menjadi makanan kaleng siap santap. Ada yang jadi kornet, rendang,” tandasnya.
Sebanyak 3000 olahan daging kurban dalam pengemasan kaleng tersebut selanjutnya dapat didistribusikan kepada anak-anak yang terindikasi stunting berdasarkan hasil pengukuran dan pendataan yang dilakukan secara berkala. Dengan cara ini, bantuan protein hewani tidak hanya tersedia saat Iduladha, tetapi dapat dimanfaatkan sepanjang tahun sesuai kebutuhan sasaran.
“Nanti distribusinya kami serahkan ke petugas di lapangan. Semoga bermanfaat untuk penerimanya,” jelasnya.
Ia menambahkan, Iduladha menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar daging kurban tidak hanya dibagikan secara konsumtif, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari program peningkatan gizi anak. Hal ini menjadi penting mengingat angka stunting di sejumlah wilayah masih tergolong tinggi.
“Program ini diharapkan dapat emberikan manfaat sosial melalui ibadah kurban, pengelolaan daging secara lebih terencana juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda. Serta menjaga sinergitas antar umat keagamaan,” tutupnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul per Februari 2026, jumlah anak yang mengalami stunting tercatat sebanyak 4.453 anak atau dengan prevalensi mencapai 15,72 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono, menyebut kasus stunting di Gunungkidul masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Meningat jumlahnya yang masih tergolong tinggi. Berbagai langkah intervensi kini terus diperkuat, mulai dari sektor kesehatan hingga pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat untuk menekan angka stunting di Bumi Handayani.
“Masing-masing stakeholder memiliki kapasitas dalam penanganan stunting. Mulai pemenuhan gizi, pemenuhan sanitasi, infrastruktur dan program pengendalian atau pencegahan lainnya,” ucap Ismono.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial2 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized4 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized4 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
