Peristiwa
Tragis, Usai Sholat Subuh, Lagiyem Gantung Diri di Kamarnya
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang wanita tewas mengenaskan di Padukuhan Gading II, RT 07 RW 02, Desa Gading, Kecamatan Playen. Korban yang kemudian diketahui sebagai Lagiyem (70) ditemukan meninggal dunia tergantung di dalam kamarnya pada Selasa (13/02/2018) pagi tadi. Ironisnya, korban gantung diri dengan masih menggunakan mukena.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh putrinya, Jumini (40) sekitar pukul 06.00 WIB. Ia saat itu hendak menuju dapur untuk merebus air. Ketika melalui kamar korban, Jumini melihat sekelebat bayangan putih yang tergantung. Curiga dengan hal tersebut, Jumini pun masuk ke kamar untuk melakukan pengecekan.
Yang terjadi selanjutnya adalah pemandangan mengerikan bagi Jumini. Ia melihat Lagiyem sudah dalam kondisi kaku tergantung.
“Saksi lantas meminta pertolongan warga sekitar,” ujar Kapolsek Playen, AKP Yusuf Tianotak, Selasa pagi.
Mendapatkan laporan adanya peristiwa gantung diri di wilayahnya, sejumlah anggota dari Polsek Playen kemudian bersama dengan petugas medis datang ke lokasi kejadian. Petugas lantas mengevakuasi korban dan melakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

“Diduga kuat korban memang melakukan gantung diri. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kejanggalan,” lanjutnya.
Yusuf menerangkan, saat ditemukan, Lagiyem sudah dalam kondisi meninggal dunia. Polisi memperkirakan korban melakukan aksinya usai menjalankan ibadah sholat subuh. Hal ini bisa terlihat dari korban yang masih mengenakan busana sholat ketika ditemukan. Kondisi rumah yang sepi membuat tak ada satupun penghuni rumah yang mengetahui aksi nekat yang dilakukan Lagiyem sehingga pertolonganpun juga terlambat dilakukan.
“Kita amankan pula selendang dan seutas tali plastik yang digunakan sarana oleh korban untuk gantung diri. Dari keterangan keluarga, korban selama ini menderita penyakit sesak nafas yang tak kunjung sembuh, diduga faktor inilah yang menjadi penyebab korban nekat bunuh diri,” tutup Kapolsek.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
