fbpx
Connect with us

Peristiwa

Ubur-ubur Beracun Mulai Muncul di Pantai Selatan Gunungkidul

Diterbitkan

pada

BDG

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Memasuki puncak musim kemarau, migrasi ubur-ubur atau yang lebih dikenal dengan impes mulai bermunculan di sejumlah pantai pesisir selatan Gunungkidul. Tim SAR Satlinmas wilayah II Gunungkidul menghimbau wisatawan agar lebih waspada saat bermain air.

Sekretaris SAR Satlinmas wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto, mengatakan sejumlah pantai di wilayahnya sudah mulai terlihat impes yang bermigrasi di tepi pantai. Fenomena tersebut disebutnya sudah lumrah terjadi setiap tahunnya, khususnya saat memasuki puncak musim kemarau. Impes sendiri memiliki racun yang dapat menimbulkan rasa panas saat terkena kulit hingga dapat menyebabkan sesak nafas.

“Seperti di pantai sepanjang sudah mulai terlihat impes di tepi pantai yang terbawa arus,” kata Sekretaris SAR Satlinmas wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto.

Berita Lainnya  Sempat Arogan di Jalan Raya, Rombongan Wisatawan Pelajar Dirazia Polisi

Tak jarang, saat wisatawan bermain air di pantai terkena sengatan impes sehingga memerlukan pertolongan medis. Meskipun impes sudah mulai banyak terlihat, sejauh ini belum ditemukan wisatawan yang terkena sengatan impes. Namun pihaknya tetap bersiaga untuk memberikan pertolongan kepada wisatawan ketika nantinya tersengat impes.

“Hewannya itu berwarna biru dan memiliki tentakel, ketika wisatawan melihatnya bisa segera melapor ke petugas,” jelasnya.

Ia memprediksi migrasi impes tersebur akan berlangsung hingga bulan September mendatang dan akan berakhir ketika datangnya musim hujan. Pihaknya pun menghimbau kepada wisatawan agar lebih waspada akan keberadaan impes tersebut, untuk menghindari sengatan impes menurutnya wisatawan dapat menggunakan alas kaki saat bermain air di pantai.

Berita Lainnya  Serangan Ribuan Kera Ekor Panjang Kembali Teror Tepus dan Semin, Para Petani Terancam Gagal Panen

“Kalau tersengat impes itu bisa sampai menimbulkan alergi bagi yang tidak tahan, jadi wisatawan agar lebih berhati-hati dan jangan memegang hewan itu walau terlihat lucu,” ujarnya.

“Selama bulan Agustus ini sudah kami amankan puluhan impes yang terbawa arus ke tepi pantai,” tutup Surisdiyanto.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler