fbpx
Connect with us

Peristiwa

Waduh, Pak Lurah dan Anggota BPKal Terlibat Skandal Perselingkuhan?

Published

on

Semin,(pidjar.com)–Aksi tidak terpuji diduga dilakoni oleh Oknum Lurah di Kapanewon Semin. Dia dicurigai melakukan perselingkuhan dengan seorang perempuan anggota Badan Permusyawarakatan Kalurahan setempat. Pasangan gelap yang masih berkeluarga ini bahkan kabarnya sempat disidang oleh pihak keluarga.

Diungkapkan oleh pihak keluarga dari pihak perempuan yang merupakan anggota BPKal, Bud, End sudah berkeluarga. Selama ini, memiliki satu anak yang tinggal bersama suaminya. Sejak tahun kemarin, End terpilih menjadi anggota BPKal. Sejak menduduki jabatan dan kesibukan sebagai anggota BPKal ini, keluarga melihat ada yang berbeda dalam perilaku End. Selain itu, pihaknya sering mendapatkan informasi perihal Pal dan End yang belakangan sering terlihat berduaan. Bahkan keduanya terlihat sering sekali saling berkunjung.

“Pal ini dicurigai lingkungan sekitarnya ada main dengan adik saya End, sudah berbulan-bulan terjadi,” kata Bud, kepada pidjar.com, Sabtu (12/12/2020) siang.

Bud menambahkan, melihat polah tingkah adiknya yang berusia setengah abad tersebut membuat kakaknya yang tinggal di Wonogiri, Jawa Tengah curiga. Keluarga kemudian memutuskan untuk menggelar pertemuan terbatas.

“Kepada keluarga, End mengakui, sudah berkali-kali berbuat di rumah End. Keluarga juga tanya kepada Pal, ia juga sama-sama mengakui dan ini semua terdengar oleh masyarakat,” papar Bud.

Bud menambahkan, atas pengakuan dari keduanya, pihak keluarga lantas menggelar pertemuan lanjutan. Keduanya menandatangani perjanjian di atas materai untuk tidak mengulangi aksi perselingkuhan tersebut.

“Tapi saya sebagai keluarga End, cukup menyayangkan langkah BPKal yang cenderung tarik ulur dan tidak berbuat tegas,” tandas Bud.

Terakhir, pihaknya mendengar untuk kelanjutan pemerintah kalurahan setempat diserahkan kepada masyarakat. Namun, hingga kini pihaknya belum dapat memastikan tuntutan dari masyarakat.

“Geramnya saya, Pal ini sudah berkali-kali seperti ini dan ganti-ganti pasangan juga,” pungkas Bud.

Ketika dikonfirmasi, dukuh setempat, Ek mengatakan peristiwa tersebut memang benar adanya. Namun secara detail seperti apa, dia mengaku tidak mengetahuinya dan enggan menjelaskan lebih lanjut.

“Kalau tuntutan dari warga sampai saat ini belum ada,” ucak Ek singkat.

Hingga siang tadi, pidjar.com mencoba menghubungi Pal untuk mengonfirmasi kabar ini. Kendati demikian Pal sendiri belum meresponnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler