fbpx
Connect with us

Info Ringan

Tujuh Jenis Sup yang Lezat Untuk Dicoba

Diterbitkan

pada tanggal

Jogja,(pidjar.com)–Indonesia mempunyai beragam jenis sup yang menggugah selera. Jenis-jenis sup itu bisa kamu temui di berbagai daerah Nusantara. Masing-masing jenis sup di Indonesia memiliki bentuk dan cita rasa kuah yang berbeda. Penasaran? Langsung saja lihat daftarnya di bawah ini.

Sup Buntut

Bisa dibilang kalau ini adalah salah satu sup terpopuler di Indonesia. Kamu bisa menjumpai sup ini di mana pun, entah di pedagang pinggir jalan maupun di restoran. Sesuai namanya, sup ini merupakan sajian sup yang dibuat dari bahan dasar buntut alias ekor sapi. Ekor sapi pada masakan ini bakal dipotong dan dimasak hingga lembut. Setelah itu, diberi beberapa potong kentang, tomat, dan wortel; serta diberi siraman kaldu sapi. Kalau mau sedikit pedas, kamu juga bisa memberi sedikit sambal pada sajian sup buntut ini.

Sop Konro

Sop ini juga merupakan salah satu yang terpopuler di Indonesia. Sup asal Makassar ini dibuat iga sapi berukuran besar yang dimasak hingga lembut. Bila iga sudah lembut, iga lantas diberi siraman kuah berwarna kecokelatan. Kuah cokelat pada sup konro sendiri dibuat dari kluwek, ketumbar, lengkuas, daun salam, cengkeh, bawang merah, dan bawang putih. Sup ini cocok disantap langsung, bersama nasi, atau dengan beberapa potong buras.

Sup Iga

Dari namanya saja sudah jelas kalau sup ini dibuat dari iga, khususnya iga sapi. Bila iga pada sop konro diberi kuah kehitaman, maka iga pada sup ini diberi kuah yang lebih bening. Kuah bening tersebut umumnya dibuat dari kaldu daging sapi. Sebelum diberi kuah, iga pada sup ini bakal diberi potongan wortel dan kentang. Kalau sudah diberi siraman kuah kaldu bening, sup satu ini nantinya bakal diberi taburan seledri dan bawang goreng di bagian atasnya. Kamu bisa menambahkan perasan jeruk limau atau cuka pada sajian sup ini. itu pun jika kamu ingin membuat cita rasanya kian menarik. Kamu pun bisa menyantap sup ini secara langsung, atau bersama dengan sepiring nasi hangat.

Berita Lainnya  Lebih Dekat Dengan Didi Kempot, Sang Maestro Yang Setia Dampingi Hati-hati Yang Remuk Karena Cinta

Sop Saudara

Ini merupakan sajian sup yang berasal dari Pangkep, Sulawesi Selatan. Ada proses kreatif tersendiri di balik nama sup ini. Menurut beberapa sumber, nama sup ini terinspirasi dari nama coto paraikatte yang lazim dipakai pada beberapa kedai Coto Makassar. Dalam bahasa Bugis, paraikatte memiliki makna “saudara” atau “sesama”.  Dengan menggunakan nama Saudara, sajian sup ini diharapkan mampu memupuk rasa persaudaraan, terutama di antara penjual dan penikmat Sup Saudara. Sup saudara sendiri dibuat dari bahan dasar daging sapi yang disajikan bersama dengan bihun, jeroan sapi, perkedel kentang, dan telur rebus. Sup ini lantas diberi siraman kuah kecokelatan, serta disantap bersama nasi putih dan/atau ikan bandeng bakar.

Sup Kaki Kambing

Sesuai namanya, ini adalah sup dengan kaki kambing sebagai bahan utama. Kaki kambing pada sup ini bakal disajikan dengan beberapa potong tomat serta jeroan. Barulah setelahnya diberi siraman kuah yang hangat. Ada dua jenis kuah yang dipakai pada sup ini. Dua kuah tersebut adalah kuah bening yang terbuat dari kaldu, serta kuah putih yang mengandung bahan dasar santan. Sup ini biasa disantap bersama dengan nasi hangat, serta tambahan minyak samin di bagian kuahnya.

Berita Lainnya  Tujuh Manfaat Dari Air Lemon Hangat Bagi Kesehatan

Sup Tunjang

Kalau sup sebelumnya memakai kaki kambing, maka tidak untuk sup satu ini. Sup asal Pekanbaru ini memakai bahan dasar utama berupa kaki sapi yang masih muda dan mengandung sedikit daging. Sejumlah bahan tambahan turut menemani kaki sapi tersebut pada sajian sup satu ini. Bahan tambahan tersebut adalah: potongan daging iga sapi, kentang, wortel, irisan daun bawang, dan tomat. Setelah semua bahan tambahan tersebut dimasukkan, kuah kecokelatan kaya rempah pun lantas disiramkan pada sup satu ini.

Sup Kimlo

Tak hanya galantin dan sup bunga matahari, Solo juga masih punya satu sup lainnya yang tak kalah enak. Sup kimlo adalah yang kami maksud. Kalau galantin merupakan perpaduan budaya lokal dan Belanda, maka sup ini merupakan hasil perpaduan budaya lokal dan Tionghoa. Kimlo dibuat dari suwiran ayam yang dipadupadankan dengan irisan wortel, soun, jamur kuping, bunga sedap malam, dan kembang tahu. Setelah itu, diberi kuah berbahan dasar kaldu ayam yang gurih dan hangat.

Sup Gangan

Ini merupakan sup ikan yang berasal dari Belitung. Tampilan sup ini terlihat seperti gulai. Namun, tidak seperti gulai, olahan sup ini tidaklah memakai santan sama sekali. Adapun yang membuat tampilannya seperti gulai adalah bumbu-bumbu yang terkandung di dalamnya. Sup ini menggunakan bumbu berupa kunyit, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah, sereh, kemiri, asam, dan lengkuas. Bumbu-bumbu itu lantas dipadupadankan dengan bahan utama sup ini, daging ikan. Daging ikan yang dipakai bisa apa saja. Namun, apa pun jenis ikannya, bagian yang dipakai biasanya hanya kepala ikannya saja.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler