Politik
Momentum Kampanye Terbuka, PAN Siapkan Laskar Fanatik, Partai NasDem Enggan Kerahkan Massa
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah Partai Politik (Parpol) di Gunungkidul mulai bersiap diri memanfaatkan masa kampanye rapat umum terbuka pada Pemilu 2019 ini. Sejumlah strategi sudah direncanakan para pengurus maupun kader parpol peserta Pemilu untuk mengaet simpati maayarakat.
Seperti yang diungkapkan oleh Ketua DPD Partai Nasdem, Suparjo, pada kampanye rapat umum terbuka ini pihaknya tidak akan melakukan pengerahan massa di jalan raya. Keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi pertimbangan utama Partai Nasdem sehingga kemudian tidak diputuskan untuk menggunakan metode pengerahan massa di jalan.
“Kita menyadari, jika melakukan pengerahan massa memerlukan keamanan ekstra. Dari internal sendiri akan kesulitan dalam menjaga dan mengawasi massa dengan jumlah banyak,” ujar Suparjo, Senin (01/04/2019).
Ia menambahkan, metode yang akan digunakan ialah dengan pendekatan secara langsung kepada masyarakat. Seperti yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah Semin dan Semanu beberapa waktu lalu.
“Seluruh caleg dan pengurus partai kita ajak turun langsung, menyapa warga. Kita kenalkan dan kita ajak untuk memilih,” ujar dia.

Pada kesempatan lain, pada tanggal 11 April 2019, pihaknya akan memanfaatkan masa kampanye menuju ke wilayah Saptosari. Nasdem sendiri sepakat untuk melakukan kampanye damai dengan mengkolaborasikannya dengan pentas seni dan budaya.
“Kita akan suguhkan kesenian tradisional untuk masyarakat. Pendekatan secara individu ini kita anggap akan berhasil lebih baik,” ucap dia.
Pada kampanye yang dilakukan Nasdem menurut Suparjo akan banyak mengkampanyekan untuk mendukung Jokowi-Amin. Sebab menurut Parjo, kemenangan Nasdem tidak ada artinya jika Jokowi-Amin kalah dalam pilpres mendatang.
“Jokowi harus menang, kalau Nasdem menang Jokowi kalah, buat apa,” ucap dia.
Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin mengaku secara organisasi pihaknya telah siap dalam menggelar kampanye rapat umum terbuka. Dari hasil rapat koordinasi internal, PAN akan menggunakan 1 kali masa kampanyenya pada 13 April mendatang.
“Kita manfaatkan 1 hari saja, kita pusatkan di dapil (daerah pemilihan) 2,” ucap Anwarudin.
Ia mengatakan, PAN memiliki barisan simpatisan di masing-masing kecamatan. Mereka, menurut Anwarudin merupakan pendukung yang sangat loyal terhadap PAN selama ini.
“Ada Hizbullah di Wonosari, BMC di Wonosari, Ababil di Wonosari, Respati di Nglipar, Bala Fans dan Cakra Yudha di Gedangsari, ZOR di Tanjungsari, Bala Adtya di Tanjungsari, MCA di Tanjungsari. SKA di Paliyan. BARUTI di Karangmojo. BMD di Tepus, mereka anggotanya cukup banyak. Dan itu semua siap melakukan Kampanye Simpati. Ditambah pasukan Emak2 PUAN GK, dan Satgas SIMPATIK,” papar Anwarudin.
PAN sendiri menurut Anwarudin menargetkan menjadi pemenang pemilu dengan 11 kursi di DPRD Gunungkidul. Dengan jumlah basis massa yang sedemikian banyak target tersebut akan mudah dicapai.
“Target PAN sesuai hasil Musda dan Rakerda PAN menargetkan menjadi pemenang pemilu dengan 11 kursi DPRD Gunungkidul. Massa cukup militan dalam tiap kegiatan selalu kita libatkan disamping memang bagian dari sukses para caleg PAN, karena Barisan Simpati biasanya merupakan barisan pendukung Caleg , tapi walaupun tim caleg Barisan Simpati tetap dikoordinasi oleh BM PAN GK serta DPD PAN Gunungkidul,” pungkas dia.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono berharap seluruh parpol dapat mentaati aturan yang ada. Terlebih dalam melakukan kampanye rapat unum terbuka kepada masyarakat.
“Kita harap mereka kampanye seuai jadwal yang sudah ditentukan agar tidak terjadi gesekan massa di lapangan,” ucap dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized7 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
