Politik
Coklit Data Pemilih Pemilu 2019, KPU Minta Petugas Pantarlih Tak Hanya Kerja di Belakang Meja
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul akan memulai proses pencocokan dan penelitian (coklit) data daftar pemilih Pemilu 2019 mendatang. Nantinya, coklit daftar calon pemilih tersebut akan dilakukan berbasis data Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP yang dimiliki masyarakat. Diharapkan nantinya dengan proses ini, seluruh masyarakat Gunungkidul bisa memiliki hak pilih dalam kontestasi tersebut yang nantinya juga akan mendongkrat partisipasi pemilih.
Ketua KPU Gunungkidul, Zaenuri Ikhsan mengatakan, coklit akan dilakukan mulai Selasa (17/04) besok hingga bulan Mei 2018 mendatang. Nantinya, petugas panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) akan melakukan pencocokan dengan metode door to door.
"Proses coklit yang benar adalah harus dilakukan dengan mendatangi dari rumah ke rumah atau door to door," katanya usai melakukan Sosialisasi Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dan Penyusunan Daftar Pemilih Pemilu Serentak 2019, Senin (16/04/2018) siang tadi.
Namun masalahnya, kerap ditemui di lapangan seringkali cara kerja petugas PPDP hanya dari belakang meja dan tidak betul-betul datang ke rumah. Bahkan lantaran merasa sudah hapal dengan data warga pemilih, lantas melakukan coklit hanya berdasarkan perkiraan.
"Karena itu, kami ingin memperingatkan kepada seluruh petugas pantarlih harus bekerja sungguh-sungguh mendatangi rumah ke rumah setiap warga dan melaksanakan prosedur ini dengan benar," tegasnya.
Kemudian, terkait dengan data pemilih, diakui masih ada beberapa warga yang belum terdaftar. Zaenuri menghimbau kepada warga yang belum terdaftar dapat ditemui secara langsung oleh Pantarlih dengan menunjukan salinan e-KTP atau surat keterangan (Suket). Atau apabila tidak dapat ditemui, bisa menggunakan teknologi berupa video call untuk saling bertatap muka.
Dilanjutkannya, persyaratan dalam undang-undang yang sudah diadopsi dalam Peraturan KPU menyatakan bahwa syarat pemilih dalam Pemilu adalah masyarakat yang telah memiliki e-KTP atau surat keterangan (Suket). Namun apabila tidak dapat menunjukan e-KTP atau Suket maka Pantarlih akan meminta keluarga pemilih untuk menunjukan Kartu Keluarga (KK).
"Bagi warga yang belum didatangi, silakan lapor ke pantarlih dan ke PPS disertai tanda bukti berupa stiker dan harus tanda tangan," kata Zaenuri.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
