Sosial
Kenaikan Jumlah Kendaraan Disebut Jadi Penyebab Utama Semakin Maraknya Pelanggaran Lalu Lintas
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jumlah pelanggar lalu lintas pada operasi patuh yang di gelar jajaran Polres Gunungkidul pada tanggal 26 April sampai 9 Mei 2018 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Kenaikan jumlah kendaraan yang cukup pesat dituding menjadi penyebab maraknya pelanggaran lalu lintas yang terjadi.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino mengatakan, pada Operasi Patuh 2018 ini, sebanyak 3488 pelanggar lalu lintas dikenai tilang. Jumlah ini naik 194 perkara dari operasi yang sama pada tahun 2017 lalu. Sedangkan untuk penindakan berupa teguran tertulis berjumlah 485 kasus. Untuk Operasi Patuh, polisi memang lebih mengedepankan penindakan dibandingkan dengan teguran.
Kenaikan jumlah pelanggar lalu lintas dalam Operasi Patuh 2018 ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu yang paling berperan adalah semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di Gunungkidul. Hal ini menurutnya memicu terjadinya pelanggaran demi pelanggaran lalu lintas.
"Jadi kenaikan ini bukan semata-mata karena kesadaran masyarakatnya turun," kata Ngadino, Sabtu (12/05/2018).
Disinggung mengenai jumlah denda yang diperoleh dari ribuan tilang tersebut, Ngadino menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara pasti. Untuk proses hukum semacam ini, yang mengurusi adalah pihak Kejaksaan Negeri Wonosari, sebab, saat ini pembayaran denda tilang telah dilakukan di bank.

"Kalau denda di kejaksaan, karena sekarang sistimnya e tilang dan langsung bayar di bank. Tidak bisa kita perkirakan sebab satu pelanggar bisa melanggar beberapa pelanggaran," imbuh dia.
Dikatakan lebih lanjut, jenis pelanggaran yang paling dominan adalah masalah kelengkapan surat-surat kendaraan dengan jumlah 874 pelanggaran. Kemudian disusul dengan pelanggaran pemakaian helm sebanyak 625 pelanggar.
"Pelanggaran sepeda motor yang tidak menyalakan lampu utama jumlahnya juga banyak, mencapai 627 pelanggar. Kemudian disusul, pelanggaran kelengkapan kendaraan 399 dan pelanggaran peruntukan 324," paparnya.
Seperti pada operasi sebelumnya, jumlah pelanggar lalu lintas dari kalangan pelajar masih masuk dalam salah satu kategori tertinggi. Pada Operasi Patuh 2018 ini, pihaknya menilang sebanyak 1079 pelajar yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Jumlah tersebut menduduki urutan kedua di mana pada kalangan masyarakat pelanggar lalu lintas berasal dari kalangan masyarakat umum dengan jumlah 1809 pelanggar.
"Diurutan selanjutnya ialah PNS, dengan jumlah 167 dan kemudian pengemudi sebanyak 144," imbuh dia.
Sebanyak 19 kejadian kecelakaan lalu lintas juga terjadi selama Operasi Patuh 2018. Dari jumlah tersebut dua korban meninggal dunia, satu orang luka berat dan dua puluh orang luka ringan.
"Kecelakaan ini kan sifatnya tidak terduga, kita sebagai petugas berusaha menekan, dengan cara apa? Ya salah satunya Operasi Patuh ini," imbuh dia.
Pihaknya berharap dengan adanya Operasi Patuh yang telah digelar ini dapat memberikan pelajaran kepada masyarakat akan pentingnya ketertiban berlalu lintas. Sehingga ke depan kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir.
“Yang paling penting adalah menciptakan jalanan yang tak hanya aman, akan tetapi juga nyaman untuk kita semua,” tutup dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized5 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
