Info Ringan
Dari Hobi Jadi Rejeki, Dwi Sukses Ternak Burung Kecintaan






Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak dua tahun lalu, laki-laki asal Desa Getas, Kecamatan Playen ini memantapkan niatnya untuk melanjutkan hobi ternak burung. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kini dia sudah memiliki ratusan ekor burung di kandang depan rumahnya. Tidak disangka, hobi yang dimiliki sejak masih usia remaja ini berbuah rejeki banyumili.
Dialah Dwi Hartanto, yang menggeluti ternak burung lovebird. Dari awal dia hanya memiliki sepasang lovebird kangkung dan jagung. Namun saat ini sudah berkembang menjadi ratusan pasang tentunya dengan berbagai jenis. Dibantu sang istri dan dua anaknya, lelaki yang tinggal di Padukuhan Ngrunggo tersebut telaten merawat burung setiap hari.
Ditemui di kandang burungnya, Dwi menceritakan jika sudah lama jatuh cinta kepada burung lovebird. Sejak masih duduk di usia SMP, ia sudah memiliki satu pasang lovebird. Namun ia tega menjual demi kebutuhan bersekolah. Sejak saat itu pula, hanya bisa berangan-angan memiliki lovebird kembali.
“Baru bisa ngerawat sekarang ini, dibantu anak istri. Alhamdulillah bisa ternak dan budi daya sampai ratusan pasang,” jelas dia, Jumat (11/10/2019).







Dalam perawatannya pun sangat sederhana. Ia membuat dinding strimin yang di dalamnya dibuat rumah rumahan beserta tempat minum dan makan. Setelahnya, burung itu dilepas bebaskan di kandang tersebut. Meski begitu, lovebird tidak mungkin pindah dari pasangannya.
“Itulah menariknya lovebird, tipenya setia. Walaupun dijadikan satu kandang dengan yang lain, pasangannya tidak akan tertukar,” katanya.
Hobinya merawat burung sejak masih remaja tersebut tentunya sekarang menjadi rejeki buatnya dan keluarga. Banyaknya jenis burung lovebird di kandangnya, mampu menarik minat pecinta lovebird dari berbagai wilayah untuk berkunjung bahkan membeli.
Disampaikan Dwi pula, banyaknya ekor yang dipunya membuat harga bervariasi sesuai usia dan jenisnya. Mulai dari harga Rp 150 ribu sampai Rp 1 juta. Teristimewa yang dimilikinya ialah jenis batman. Warna yang menarik menjadi kesukaan pecintanya.
“Tiga hari sekali pasti ada yang datang ke kandang. Untuk melihat-lihat dulu. Bahkan ada yang langsung membawa sangkar untuk membeli,” ujar dia.
Sementara itu, salah seorang konsumen asal Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Kusuma mengatakan sudah lama berlangganan di peternakan milik Dwi. Menurutnya, selain dari segi warna yang menarik, lovebird di tempat itu mempunyai kekekan yang panjang.
“Ya selain warnanya, kalau telaten yang pelihara bisa ngekek panjang, bisa untuk lomba,” kata dia.
Disampaikan olehnya saat ini harga lovebird memang mengalami penurunan. Namun hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk terus memelihara burung dengan paruh bengkok itu.
“Namanya juga hobi, ya seneng aja meski harga jualnya anjlog,” pungkas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu
Bupati Endah Harapkan Tradisi Urbanisasi Mulai Berkurang
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu
Akhirnya Gunungkidul Akan Kembali Punya Bioskop
-
film2 minggu yang lalu
Diputar Bertepatan Momen Lebaran, Film Komang Ajak Rayakan Perbedaan
-
bisnis3 minggu yang lalu
Hadirkan Zona Baru, Suraloka Interactive Zoo Siap Berikan Pengalaman Interaktif dan Edukatif
-
Uncategorized4 minggu yang lalu
Milad ke 12, Sekolah Swasta Ini Telah Raih Ribuan Prestasi
-
bisnis4 minggu yang lalu
Sambut Lebaran 2025, KAI Bandara Beri Diskon Tiket dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
-
Peristiwa2 minggu yang lalu
Kebakaran di Rongkop, Bangunan Rumah Hingga Motor Hangus Terbakar
-
Sosial1 minggu yang lalu
Komitmen HIPMI Gunungkidul Jaga Kebersamaan dan Dukung Kemajuan Investasi Daerah
-
Peristiwa4 minggu yang lalu
Jelang Lebaran, Polisi Himbau Warga Waspadai Peredaran Uang Palsu
-
bisnis4 minggu yang lalu
Catat Kinerja Positif di Tahun 2024, WOM Finance Berhasil Tingkatkan Aset 4,68 Persen
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu
Pemeriksaan Selesai, Bupati Segera Jatuhkan Sanski Terhadap 2 ASN yang Berselingkuh
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu
Puluhan Sapi di Gunungkidul Mati Diduga Karena Antraks