Kriminal
Belasan Anak dan Perempuan Jadi Korban Kriminalitas di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jajaran Polres Gunungkidul menyebut ada penurunan angka kriminalitas di Kabupaten Gunungkidul selama tahun 2020 ini. Kendati demikian, beberapa kasus pidana terutama yang melibatkan anak dan perempuan justru mengalami peningkatan.
Seperti diungkapkan oleh Kepala Bagian Operasional Polres Gunungkkdul, Kompol Sunarto. Berdasarkan data dari berbagai satuan di Polres Gunungkidul penurunan mencapai 66% dari berbagai macam kasus.
Namun demikian terdapat sejumlah kasus yang mengalami peningkatan. Salah satunya ialah tindak kriminalitas dimana anak dan perempuan menjadi korbannya.
“Untuk kasus melibatkan korban perempuan dan anak meningkat lima kasus dimana pada tahun 2019 ada 11 kasus. Kemudian di tahun ini menjadi 16 kasus,” beber Sunarto dalam jumpa pers akhir tahun Polres Gunungkidul, Rabu (30/12/2020).
Dalam kasus ini, para pelaku sendiri merupakan orang terdekat dari korban. Selain itu, kenaikan juga dapat dilihat pada kasus pencabulan, dimana pada tahun ini Polres mencatat ada 1 kasus. Sedangkan tahun kemarin tidak ada kasus tersebut.

“Kemudian untuk perzinahan yang tadinya di tahun 2019 tiga kasus naik menjadi empat kasus.
Selain itu, kasus lainnya yang mengalami peningkatan yakni penggelapan. Dimana pada tahun 2019 terdapat tujuh kasus kemudian di tahun 2020 naik menjadi sepuluh kasus.
Untuk pemalsuan surat di tahun 2019 tidak ada kasus sama sekali kemudian di tahun 2020 bertambah tiga kasus. Kemudian untuk UU kesehatan di tahun 2019 ini bertambah menjadi tiga kasus
“Dari jumlah tersebut tindak pidana yang dilaporkan mengalami penurunan 55%,” ujar Kompol Sunarto.
Kompol Sunarto mengatakan, selain tindakan kriminal, kasus kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan yang signifikan. Dimana jika dibandingkan pada tahun 2019 lalu jumlah kejadian yang tadinya 703 kejadian turun menjadi 577 kejadian.
“Penurunan mencapai 18%, dari jumlah tersebut di tahun 2019 selesai 512 kejadian,” ungkap Kompol Sunarto.
Meskipun demikian, korban meninggal dunia di tahun 2019 yang tadinya 55 jiwa naik menjadi 58 jiwa. Apabila diprosentase naik menjadi 5%.
“Untuk korban luka ringan dari tadinya 892 kejadian menurun menjadi 706 kejadian,” jelas dia.
Untuk kerugian sendiri menurun 23% jika dibandingkan tahun 2019. Jika dirinci pada tahun 2019 lalu kerugian materil mencapai Rp. 405.400.000,- menurun menjadi Rp. 311.500.000 jiwa.
Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setyawan berpesan masyarakat tidak boleh melakukan kerumunan di malam pergantian tahun 2020. Kapolres beserta jajarannya tak segan membubarkan kerumunan jika masyarakat nekat hendak melaksanakan perayaan pergantian tahun baru.
“Pukul 22.00 WIB masyarakat harus benar-benar tidak melakukan kegiatan apapun. Jika nanti nekat untuk menggelar perayaan tahun baru kami tak segan untuk membubarkannya,” tandas AKBP Agus.
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized3 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Peristiwa1 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum1 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluCair, 40 Miliar Gaji ke 13 Untuk Ribuan Pegawai Pemkab Gunungkidul
