Connect with us

Advertorial

Omahena, Rumah Makan di Gunungkidul dengan Masakan Lezat dan Lokasi Ciamik untuk Berfoto

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bumi Handayani kini memiliki banyak destinasi wisata kuliner yang menarik untuk dikunjungi. Salah satu alternatif yang dapat dipilih adalah Omahena yang berada di Padukuhan Logandeng (21/05), Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen.

Sejak resmi dibuka pada November 2020, Omahena tak hanya mengenalkan diri menjadi rumah makan tetapi juga sebagai omah wedangan yang mengusung konsep tradisional baik dari segi bangunan maupun makanan yang disajikan. Menempati lahan 1.100 meter persegi, pelanggan akan dimanjakan dengan berbagai sudut artistik yang sangat instagramable sembari menikmati aneka menu wedangan seperti wedang poci, wedang jahe, secang, kopi, dan berbagai macam gorengan.

“Kami memang berniat menampilkan konsep yang berbeda dari yang sudah ada di Wonosari,” papar pemilik Omahena, Tinus Tri Sulistyo saat berbincang dengan pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (11/02/2021).

Tinus menambahkan, ia memang menyediakan lokasi yang cukup luas dengan konsep tradisional namun tak mengesampingkan kualitas rasa dari makanan dan minuman yang disajikan. Dengan memiliki 20 karyawan dari yang bertugas di dapur hingga pramusaji, ia memastikan makanan yang tersedia selalu fresh.

Berita Lainnya  Kecelakaan Mengerikan, Pemotor Kritis Usai Terlempar Dari Jembatan

Selama masa PPKM ini, Omahena buka setiap hari pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB dan buka pukul 10.00 WIB khusus pada hari Senin. Pelanggan yang datang tak perlu khawatir karena Omahena menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan penggunaan masker bagi siapa saja yang memasuki area Omahena. Terdapat 6 titik cuci tangan dan 4 titik handsanitizer yang dapat digunakan bagi para pelanggan.

“Di era pandemi ini memang kami mengutamakan disiplin protokol kesehatan dan memastikan pengunjung tetap nyaman meskipun mengutamakan jaga jarak,” tutur Tinus.

Pidjar.com pun penasaran untuk menyicipi sajian makanan di Omahena yang tampak khas dengan wadah berlogo ayam jago. Berbagai macam sayur dan lauk tersaji di atas meja prasmanan mulai dari jangan lombok, jangan lodeh, brongkos, ayam kampung, lele, tempe tahu bacem, dan aneka menu lainnya. Dengan membayar Rp10.000,00 saja, satu porsi nasi sayur dan lauk pauk dengan rasa yang nikmat sudah bisa dicicipi.

Berita Lainnya  Terapkan Sistem Presensi Anyar Yang Lebih Canggih, Pemkab Gunungkidul Target Jaring PNS Nakal dan Malas


Sehabis menyantap, Pidjar.com tak lupa menyempatkan berfoto di Omahena. Tak perlu membayar atau sewa tempat, seluruh titik menarik di lokasi ini bisa digunakan untuk berfoto secara cuma-cuma.

Omahena juga dapat dijadikan alternatif pilihan untuk menyelenggarakan perayaan atau pertemuan. Menurut admin Omahena, Anisa Rahma Zasabila, untuk acara pertemuan pelanggan dapat memilih paket makanan dengan harga mulai dari Rp20.000,00 per orang.

“Harga tersebut sudah termasuk biaya makan dan minum serta penggunaan soundsystem dan LCD proyektor,” ujar Zaza.

Tak hanya pertemuan, hajatan pernikahan pun bisa digelar di tempat ini dengan biaya sewa tempat mulai dari Rp3.000.000,00.

“Selain tempat, kami juga menyediakan jasa catering, dekorasi, dan soundsystem yang dapat disesuaikan dengan budget client,” ujarnya.

Untuk pembayaran, pelanggan dimudahkan karena Omahena menerima pembayaran tunai maupun non tunai melalui transfer, EDC, dan segala pembayaran berbasis QR code.

Berita Lainnya  BeGe Homestay Solusi Menginap di Tengah Kota Wonosari

Penikmat kuliner yang ingin berkunjung ke Omahena, bisa datang langsung atau melakukan reservasi terlebih dahulu apabila membawa rombongan. Adapun reservasi dapat dilakukan dengan menghubungi whatsapp di nomor 081325472910 atau Instagram @omahena215.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata3 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler