Pendidikan
Tinggal 20% Guru Yang Belum Divaksin, Siswa Segera Kembali Masuk Sekolah?
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Proses pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah di Gunungkidul saat ini mulai dilaksanakan. Besar kemungkinan, pasca lebih dari setahun terakhir ini ditiadakan lantaran pandemi, proses belajar mengajar di sekolah akan kembali dilaksanakan pada tahun ajaran depan. Sejumlah persiapan sendiri telah dilaksanakan oleh pemerintah maupun sekolah-sekolah. Selain sarana maupun prasarana, sebagian besar tenaga pengajar di Gunungkidul sendiri telah mendapatkan vaksin covid19.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Gunungkidul, Tijan menyebut, hingga saat ini sudah ada 8.307 guru yang telah menerima vaksin covid19. Mereka yang mendapatkan vaksin ini merupakan guru dan juga tenaga kependidikan dari jenjang PAUD hingga SMP di Gunungkidul. Proses vaksinasi sendiri akan terus dilaksanakan hingga seluruh guru nantinya mendapatkan vaksin.
“Laporan ini kami dapat Jumat pekan lalu, untuk jumlah selalu update,” kata Tijan, Rabu (26/05/2021).
Menurutnya, tenaga pendidik memang menjadi salah satu prioritas dalam proses vaksin covid19 tahap dua ini. Tentu untuk mencapai kekebalan kelompok menjelang dimulainya kembali pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah.
Secara rinci Tijan menyebut, terdapat 6.246 pengajar jenjang TK dan SD yang sudah mendapatkan vaksin. Kemudian untuk jenjang SMP berjumlah 1.791 pngajar.

“Data kami menyebut ada 2.356 guru yang belum divaksin,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala.Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menyebut tinggal 20% guru yang belum menerima vaksin. Ke depan, pihaknya terus menjadwalkan proses vaksinasi ini hingga seluruh guru di Gunungkidul mendapatkan vaksin.
“Di Gunungkidul, target guru yang divaksin mencapai 10.393 orang, sasaran ini bertambah,” jelasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah sekolah memang telah mulai melaksanakan proses pembelajaran tatap muka. Pada awal pekan ini, para siswa kelas VII dan VIII di belasan SMP di Gunungkidul telah mulai masuk sekolah. Sementara hal serupa juga telah dilakukan di beberapa SD. Sekolah-sekolah yang telah memulai proses pembelajaran tatap muka ini telah mendapatkan izin dari gugus tugas penanganan covid di masing-masing wilayah. Namun begitu, proses pembelajaran langsung yang dilakukan masih terbatas dan dengan prosedur kesehatan yang ketat.
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized3 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Peristiwa1 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum2 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
-
Uncategorized1 hari yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
