Pemerintahan
Kick Off Vaksin Booster di Gunungkidul, Prioritas Untuk Kalangan Lansia
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kick off vaksinasi dosis ketiga atau biasa disebut booster. Untuk tahap awal ini, vaksin booster diprioritaskan untuk kalangan lansia. Diharapkan dengan adanya program vaksin booster ini, dinamika perkembangan kasus covid di Gunungkidul akan semakin membaik.
Sejauh ini pada saat kick off vaksin booster di Dinas Kesehatan Gunungkidul, animo warga untuk mendapatkan vaksinasi ketiga ini cukup tinggi. Tercatat ratusan warga Gunungkidul, termasuk para pejabat Forkompimda mendapatkan vaksin ini.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, kriteria sebenarnya untuk vaksinasi booster adalah usia 18 tahun ke atas. Namun saat ini, atas berbagai pertimbangan, pihaknya lebih memprioritaskan dan memperbanyak untuk lansia.
“Kriteria sebenarnya di atas 18 tahun, tapi sesuai arahan Presiden, kita perbanyak lansia. Tidak menutup kemungkinan pasti banyak yang lain, tapi nanti prioritas diperbanyak yang lansia,” kata Dewi Irawaty, Jumat (14/01/2022) siang.
Dewi menjelaskan Vaksinasi booster ini dilakukan tujuannya adalah untuk mempertinggi imunitas terhadap virus covid19. Sesuai hasil penelitian, setelah 6 bulan mendapat vaksinasi primer dosis 1 dan 2, daya cegah mulai turun sehingga perlu dilakukan booster.

“Untuk saat ini resimennya masih dibatasi, jadi kalau kemaren dapat sinovac maka untuk yg kedua kita berikan Astra zeneca atau faister setengah dosis. Kalau kemarin dapatnya Astra Zeneca boosternya kita beri Moderna, untuk kemarin yang mendapat Moderna sementara tidak kita beri booster dulu,jadi kita mengikuti perkembangan dan pedoman dari pusat,” papar Dewi.
Meskipun tidak ada kata wajib dari pemerintah untuk mengikuti vaksinasi booster ini, Dewi mengatakan bahwa masyarakat akan rugi jika tidak mengikuti vaksinasi yang telah disiapkan oleh pemerintah.
“Kalau kita sudah booster kita akan lebih nyaman dalam beraktivitas meskipun kita harus tetap menjalankan prokes. Jadi kalau masalah wajib ya sama seperti vaksinasi primer, kalau ada yang tidak bisa, ya tidak dipaksakan,” ucapnya.
Animo warga sendiri terhadap pelaksanaan vaksin booster sendiri cukup besar. Dijelaskan lebih lanjut oleh Dewi, pada tahap awal ini, pihaknya memang masih membatasi kuota vaksin booster pada 150 warga. Ke depan, dimungkinkan akan dilaksanakan dengan volume yang lebih besar.
Pelaksanaan vaksin booster sendiri masih terbatas dilakukan di kantor Dinkes Gunungkidul. Hal ini lantaran, petugas kesehatan di fasilitas-fasilitas kesehatan lainnya masih disibukkan dengan pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.
“Nanti hari Jumat depan kita tetap menyiapkan lagi booster, kemudian karena faskes sedang pelaksana vaksinasi usia 6 sampai 11, yang nanti insyaallah Minggu ketiga selesai, jadi kita sekarang mengejar itu,” ujar dia.
Untuk pelayanan sendiri Dewi menjelaskan bahwa vaksinasi booster ini hanya boleh diberikan oleh faskes pemerintah seperti Puskesmas dan RSUD.
Sementara itu Bupati Gunungkidul, Sunaryanta berharap nantinya vaksin booster ini dapat berjalan seperti dengan kemarin. Namun saat ini yang diprioritaskan adalah lansia yang memiliki kerentanan yang cukup tinggi untuk menerima vaksinasi dosis ketiga ini.
“Saya rasa nanti kalau disosialisasikan untuk masyarakat nanti akan antusias, nanti juga ada kawan-kawan Forkompinda yang di bawah untuk menggerakkan masyarakat,” kata Sunaryanta.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized6 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
