Connect with us

Pemerintahan

Antisipasi Indisipliner, Aplikasi Mobsi Diluncurkan

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pelangaran indisipliner yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) akan ditindak tegas. Hukuman tersebut dibedakan menjadi tiga kategori yaitu ringan, berat dan sedang. Pelanggaran indisipliner diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53/2010 tentang disiplin PNS.

Untuk mengontrol jumlah tindakan indisipliner yang dilakukan oleh ASN, pemerintah meluncurkan aplikasi Mobile Presensi (mobsi) berbasis online untuk absensi. Kepala Bidang Status, Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan, penggunaan mobsi berguna untuk mencegah ASN yang bolos maupun terlambat.

“Kami bisa pantau lewat mobsi. Jadi jika saat jam kerja tetapi ASN tidak ada di tempat bisa ketahuan,” kata dia, Senin (29/04/2019).

Sementara itu, Kasubid Status dan Kedudukan Kepegawaian BKPPD Gunungkidul, Sunawan mengatakan, bagi ASN yang indisipliner akan diberi hukuman. Ia mengatakan, hukuman disiplin ringan berupa teguran lisan, teguran tertulis dan pernyataan tidak puas. Hukuman sedang yakni penundaan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat dan penurunan pangkat, sedangkan untuk pelangaran berat ada penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, pembebasan jabatan dan pemberhentian dengan tidak hormat atas permintaan sendiri.

Berita Lainnya  Bisnis Hotel dan Restoran Menjamur, Pemerintah Target PAD Pajak 2021 Naik Hampir 100%

“Biasanya indisipliner terjadi karena ketidaktahuan dan sengaja. Bagi yang tidak tahu kami beri sosialisasi,” jelas dia.

Berdasakan data BKPPD Kabupaten Gunungkidul, hingga April 2019 ini, baru ada satu ASN yang melakukan tindakan indisipliner. ASN tersebut tidak masuk kerja selama 42 hari tanpa keterangan yang sah. (Ulfah Nurul Azizah)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler