Pemerintahan
Pembangunan Jalan dan Permukiman Anyar Kian Masif, 5000 Hektare Lahan Pertanian di Gunungkidul Alih Fungsi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menyebut lahan sawah baku di Gunungkidul terus menyusut. Dalam empat tahun terakhir lahan sawah baku di Gunungkidul mengalami penyusutan sekitar 5 ribu hektar.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, mengatakan dari pendataan yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) diketahui dalam kurun waktu 2019 hingga bulan Agustus 2023 lahan sawah baku di Gunungkidul menyusut seluas 5 ribu hektare. Adanya penyusutan tersebut menurutnya karena banyaknya alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman ataupun pembangunan jalan.
“Itu data dari BPN yang melakukan survei bulan Agustus kemarin didapati informasi sekian,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, Senin (16/10/2023).
Mulai maraknya alih fungsi lahan tersebut menjadi pekerjaan tersendiri bagi pihaknya, menurutnya diperlukan menumbuhkan minat masyarakat dalam bertani. Salah satu langkah yang pihaknya lakukan ialah menjadikan 144 petani andalan sebagai penyuluh pertanian swadaya. Diharapkan melalui penyuluh pertanian swadaya mampu menginformasikan secara utuh kepada masyarakat tentang pembangunan pertanian.
“Penyuluh ini diharapkan tidak hanya tumbuh di Kalurahan tapi juga sampai tingkat padukuhan,” ungkapnya.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, menambahkan adanya pergeseran perilaku masyarakat seiring kemajuan zaman dan teknologi juga mempengaruhi minat bertani masyarakat. Menurutnya, ketika tidak ada penguatan di sektor pertanian maka tidak menutup kemungkinan masyarakat sudah tidak mau bekerja di sektor pertanian.
“Terjadi suatu pergeseran dan lahannya pun terjadi penyusutan karena alih fungsi lahan, maka bagaimana caranya di lahan yang sempit supaya produktif,” ucap Sunaryanta.
Menurutnya, penyusutan area pertanian di Gunungkidul sudah mencapai sekitar 10 ribu hektare. Selain itu disebutnya saat ini Gunungkidul sudah mulai dilirik investor untuk menanamkan modalnya. Dikatakannya, sekitar 2 ribu hektare tanah di Gunungkidul sudah berpindah tangan ke investor.
“Pertahankan pertanian, kalau dibiarkan kedepannya anak cucu kita akan menikmati kesuksesan orang lain,” pungkasnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
