Info Ringan
Dari Kota Kecil Menuju Sinema Epik: Imajinasi Syrian tentang Soundtrack Film Kolosal Indonesia
Jogja,(pidjar.com) –Bagi banyak musisi, mimpi untuk terlibat dalam produksi film besar mungkin terdengar seperti sesuatu yang jauh. Namun bagi band asal Salatiga, Syrian, gagasan itu justru menjadi bagian dari visi kreatif mereka sejak awal. Band ini secara terbuka mengakui bahwa banyak inspirasi musikal mereka datang dari dunia sinema, khususnya film-film epik berskala besar.
Dalam sebuah wawancara, gitaris Syrian, Doni, mengatakan bahwa film kolosal seperti Dune memberi pengaruh besar terhadap cara mereka membayangkan musik.
“Kami selalu terinspirasi dari film-film kolosal semacam Dune. Saat ini industri film di Indonesia belum sampai di titik untuk memproduksi film-film kolosal yang megah. Suatu saat kalau industri film kita sudah siap, kami ingin sekali musik kami menjadi soundtrack film-film semacam itu,” ujar Doni (10/3/26).
Bagi Syrian, musik bukan sekadar medium hiburan, tetapi juga ruang untuk membangun lanskap imajinasi. Mereka melihat bagaimana dalam film-film epik, musik mampu memperluas dunia cerita menciptakan atmosfer, menegaskan emosi, dan memberi kedalaman pada narasi visual.
Namun Doni juga menyadari bahwa mimpi tersebut, setidaknya untuk saat ini, masih terasa seperti sesuatu yang hampir sureal.

“Mungkin kalau sekarang semuanya terasa seperti sureal, apalagi untuk kami yang hanya band dari kota kecil, tidak punya koneksi ke arus utama industri ini,”paparnya.
Syrian memang datang dari ekosistem musik yang jauh dari pusat industri. Tidak berada di Jakarta atau kota-kota besar yang menjadi pusat produksi hiburan membuat perjalanan mereka terasa berbeda. Tetapi justru di situlah mereka menemukan cara memandang situasi ini dengan perspektif yang lebih santai bahkan sedikit humor.
Menurut Doni, mimpi tentang film epic kolosal di Indonesia sebenarnya juga masih berada dalam wilayah imajinasi.
“Berhubung gagasan film epik kolosal di Indonesia juga masih sureal, jadi kesamaan kita dengan para pelaku industri film adalah kita berangkat dari titik yang sama yaitu titik sama-sama masih berimajinasi,” kelakarnya.
Alih-alih melihat keterbatasan sebagai penghalang, Syrian justru memanfaatkannya sebagai ruang untuk mempersiapkan sesuatu sejak dini. Mereka mulai membangun karakter musikal yang lebih sinematik melalui karya-karya mereka, termasuk single “Muasal” yang menampilkan kolaborasi dengan penyanyi Bonita.
Lagu tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana Syrian mencoba menghadirkan atmosfer yang lebih luas dan dramatis sebuah pendekatan yang sering ditemukan dalam musik latar film.
Bagi mereka, proses ini adalah semacam investasi kreatif untuk masa depan.
“Nanti ketika industri film kita sudah siap, mereka nggak perlu repot lagi nyari soundtrack. Kita juga sudah siapkan,” ujar Doni.
Pernyataan itu mungkin terdengar seperti gurauan, tetapi di satu sisi menyimpan optimisme yang menarik. Di tengah keterbatasan akses dan jarak dari pusat industri, Syrian tetap memilih untuk membayangkan kemungkinan besar bagi musik mereka. Karena bagi mereka, semua hal besar selalu dimulai dari sesuatu yang sebelumnya hanya ada dalam imajinasi.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
