Pemerintahan
Ikut Sukseskan Pemilu, Disdukcapil Pakai Sistem Jemput Bola
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus melakukan upaya perekaman e-KTP kepada masyarakat yang sudah cukup umur. Hal tersebut dilakukan dalam keikutsertaannya mensukseskan Pemilu 2019 mendatang. Bahkan selama ini, Disdukcapil juga telah melakukan sistem jemput bola dengan perjuangan yang tidak mudah.
Kabid Kabid pelayanan pendaftaran penduduk Disdukcapil Gunungkidul Arisandi Purba mengatakan, selama ini pihaknya melakukan jemput bola dilakukan rumah ke rumah. Bahkan tak jarang warga yang mengalami gangguan jiwa, divabel, atau jompo sering menolak saat didatangi.
“Yang jompo malah ada yang menolak, karena mengaku sudah tua untuk apa melakukan perekaman. Bahkan ada yang lari ke ladang, kami harus melakukan perekaman di tengah ladang. Seperti pernah dialami petugas kami saat bertugas di Desa Panjan, Kecamatan Saptosari,” ucapnya saat ditemui saat perekaman E KTP serentak di Balai Desa Wonosari, Kamis (27/12/2018).
Ia mengatakan, data wajib e KTP di Gunungkidul 598.519 jiwa dengan tingkat partisipasi 98,83 persen. Dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul 3.200 orang warga belum melaksanakan perekaman data. Pihaknya dari tanggal 9 Desember sampai 26 Desember 2018 sudah melakukan perekaman sebanyak 750 orang.
“Upaya perekaman E KTP terus kita lakukan, agar masyarakat bisa tetap bisa menggunakan hak pilihnya saat pileg dan pilpres nanti,” kata dia.

Untuk mencapai target 100 %, pihaknya juga mendatangi sejumlah sekolah yang ada di Gunungkidul. Peran aktif kepala sekolah salah satunya dengan menyiapkan data siswanya yang saat ini berusia 17 atau saat April 2019 berusia 17 tahun.
Hari ini pihaknya menindaklanjuti Surat Edaran Mendagri yang ditandatangani Dirjen Dukcapil Nomor: 471.13/24150/DUKCAPIL Tanggal 17 Desember 2018 yang ditujukan kepada seluruh bupati/walikota dan diharapkan tersosialisasikan juga kepada seluruh instansi pemerintahan di daerah, camat/kepala distrik, lurah, kepala desa/kepala kampung, dukuh, kepala lingkungan RW/RT agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Hari ini serentak seluruh Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Komisioner Bidang Pengawasan, Hubungan antar masyarakat dan hubungan antar lembaga Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Rosita mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan KPU dan Disdukcapil terkait data pemilih agar tidak ada masyarakat yang tercecer.
“Kami juga telah menginstruksikapan kepada panwascam untuk bisa bekerjasama dengan panwas desa untuk bekerjasama dengan PPK dan PPS jika menerima laporan masyarakat yang belum melakukan perekaman E KTP,” katanya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
