Connect with us

Pariwisata

Pesona Bukit Jagung Paliyan Yang Mendadak Viral

Diterbitkan

pada

Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah kawasan hutan di Desa Giring, Kecamatan Paliyan mendadak hits di media sosial. Keindahan bukit yang menjulang tinggi tersebut nampak nyata dengan panorama menghijau perbukitan berkat banyaknya tanaman jagung. Pemandangan eksotis ini bisa dinikmati secara maksimal khususnya pada pagi serta sore hari. Lantaran keindahannya tersebut, tak heran setiap harinya, lokasi ini ramai dikunjungi oleh masyarakat yang datang hanya untuk sekedar berfoto ria.

Perlu diketahui, untuk mencapai lokasi tersebut pengunjung bila dari arah Wonosari dapat mencapainya dengan waktu 20 menit perjalanan santai ke arah Desa Giring. Kemudian, sesampainya di Simpang Tiga Giring, pengunjung dapat memilih jalur ke arah Pantai Baron.

Nantinya, sekitar 5 menit dari Simpang 3 tersebut, maka mata pengunjung akan disuguhi oleh hamparan tanaman jagung yang luas menyelimuti perbukitan di kawasan hutan. Untuk memilih spot foto sendiri bukanlah hal yang sulit, tergantung background apa yang diinginkan.

Berita Lainnya  Libur Lebaran, PAD Sektor Pariwisata Tembus Rp 1,68 Miliar

Sebab, hampir seluruh kawasan mempunyai sudut keindahan yang hampir sama. Namun jika menginginkan keindahan yang lebih, pengunjung dapat menaiki salah satu bukit tertinggi di kawasan ini. Panorama dari puncak akan semakin menambah keeksotisan perbukitan ini.

Sudut foto di puncak bukit itu nantinya mampu menjadikan beberapa bukit sebagai background yang indah. Waktu yang tepat untuk berkunjung di kawasan tersebut adalah pada pagi dan sore hari.

“Saya beberapa kali mengantarkan teman saya untuk datang ke sini. Biasanya saya memilih pagi hari karena langit masih biru, kalau sore ya sore sekalian biar warnanya syahdu merah-merah oranye gitu. Tapi itu kalau cuaca cerah tidak mendung,” kata salah seorang warga Semanu, Elisa, Sabtu (05/01/2018).

Ia mengatakan, kawasan tersebut merupakan lokasi hits yang saat ini ramai diperbincangkan di jagat maya. Sebab, sebelumya, hutan itu sama sekali tidak menarik dan baru beberapa bulan ini menjadi populer di kalangan kawula muda khusunya.

Berita Lainnya  Pacu Pertumbuhan Hotel dan Resort, Martanti Siap Revitalisasi Batoer Hill Berkonsep Sky View

“Kalau gak salah dulu di sini hutan jati sepertinya, ya tidak ada yang menyangka kalau setelah ditebangi akan menjadikan indah seperti ini,” ungkapnya.

Di lokasi itu memang tidak ada fasilitas umum untuk para pengunjung. Sebab, kawasan hutan tersebut bukanlah lokasi wisata melainkan hutan produksi milik Dinas Kehutanan DIY.

“Di lokasi yang saat ini gundul dan tertutup jagung itu nantinya akan ditanami jenis Jati Unggul Nusantara (JUN). Untuk luas keseluruhan sekitar 120 hektar,” kata Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Giring, Samido.

Samido mengatakan, saat ini pihaknya tidak melarang ,masyarakat untuk berkunjung dan mengabadikan momen di kawasan itu. Namun pihaknya berharap kepada siapa saja yang berkunjung untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan.

Berita Lainnya  Mungkinkah Puncak 4G Kembali ke Masa Kejayaannya?

“Memang tidak ada larangan, namun kita himbau agar pengunjung juga bisa ikut menjaga tanaman baik tanaman JUN yang baru ditanam maupun tanaman jagung milik warga. Kemudian, untuk sepeda motor kami harapkan untuk tidak diparkir sembarangan karena dapat mengganggu arus lalu lintas,” terang dia.

Samido tidak memungkiri, keindahan alam yang ada itu bakal menjadi daya tarik dalam waktu lama. Terlebih nanti jika tanaman jagung mulai berbunga akan menambah keindahan di sekitar lokasi.

“Saya kira akan bertahan lama, nanti kalau pun sudah tidak ditanami jagung, JUN itu tumbuhnya cepat sekali. Ketika JUN tumbuh besar akan semakin menarik karena penanamannya dilakukan secara rapid dan teratur,” ungkap dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata23 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler