Pemerintahan
Baru 72,4 Persen Terbayarkan, Pemerintah Gunungkidul Kebut Pendapatan Pajak Bumi Bangunan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Memasuki tenggang waktu pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan, Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul terus berupaya mengejar untuk mencapai target. Hingga bulan Agustus, perolehan PBB-P2 sudah mencapai 72,4 persen dari target yang ditentukan.
Sektetaris BKAD Gunungkidul, Astuti Rahayu, mengatakan pihaknya pada tahun 2023 ini menargetkan perolehan PBB-P2 sebesar Rp. 23,6 miliar. Adapun hingga bulan Agustus kemarin, perolehan PBB-P2 sudah mencapai sekitar Rp. 17 miliar atau setara 72,4 persen. Mengingat semakin dekatnya jatuh tempo pelunasan, pihaknya terus menggencarkan penarikan PBB-P2 bagi wajib pajak.
“Pelunasan PBB-P2 tahun ini berakhir 30 September 2023,” jelas Sektetaris BKAD Gunungkidul, Astuti Rahayu, Jumat (01/09/2023).
“Kalau jumlah kalurahan yang sudah lunas itu baru 35 kalurahan, sisanya semoga segera melakukan pelunasan sebelum jatuh tempo,” sambung Astuti.
Disebutnya jatuh tempo tersebut sebagai pengingat batas pembayaran PBB-P2. Disebutnya jika melewati tempo maka wajib pajak dikenakan denda sebesar 2 persen setiap bulannya dari nominal pajak yang harus dibayarkan. Salah satu langkah yang pihaknya lakukan untuk meggencarkan penarikan ialah menjalin koordinasi yang intens dengan tiap kalurahan hingga bekerjasama dengan perbankan untuk mempermudah pelunasan.
“Tahun ini tercatat 614.321 wajib pajak di seluruh Gunungkidul,” ujarnya.
Menurutnya, PBB-P2 merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Gunungkidul. Perolehan pendapatan di sektor PBB-P2 juga akan berpengaruh terhadap PAD Gunungkidul pada tahun ini yang digunakan sebagai pembangunan daerah. Mengingat tenggat waktu jatuh tempo kurang dari satu bulan, ia menghimbau agar pemerintah kalurahan yang belum melunasi PBB-P2 bisa segera melakukan pelunasan untuk menghindari denda bagi wajib pajak.
“Kami optimis target yang sudah ditentukan bisa tercapai, kami juga lakukan jemput bola wajib pajak lewat seluruh kalurahan,” pungkasnya.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
