Pemerintahan
Bupati Gunungkidul Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Anggaran Rp 1,5 Miliar Dialihkan Untuk Pembangunan Infrastruktur
Wonosari,(pidjar.com)– Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk pembelian kendaraan dinas bagi kepala daerah (Bupati) di tahun 2026 ini. Namun demikian, secara tegas Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menolak untuk pembelian kendaraan tersebut dan memilih untuk mengalokasikan anggaran tersebut untuk kepentingan lain, salah satunya pembangunan infrastruktur.
Kepala BKAD Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, pada dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) APBD tahun 2026, pemerintah kabupaten Gunungkidul mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk pembelian kendaraan dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Pengadaan kendaraan dinas ini mempertimbangkan pada usia kendaraan dinas yang digunakan saat ini sudah lebih dari 5 tahun. Yangmana kendaraan dinas bupati dan wakil bupati Gunungkidul merupakan tinggalan dari Bupati Badingah dan wakil bupati Immawan Wahyudi. Sebab di era Sunaryanta-Heri Susanto tidak ada pembelian kendaraan dinas.
Dari BKAD sendiri telah berkoordinasi dengan Bupati mengenai pengadaan kendaraan tersebut. Kemungkinan besar, tahun ini tidak akan dilakukan pengadaaan sebab dari Bupati menghendaki agar anggaran dapat dialokasikan untuk program strategis sebagai contohnya pembangunan infrastruktur.
“Saat ini masih terpasang dan kami menyesuaikan dengan kebijakan beliau untuk ditata ulang di APBD Perubahan 2026,” kata Putro Sapto Wahyono, Kamis, (26/03/2026).

Lebih lanjut ia mengatakan, tahun 2025 lalu pemerintah kabupaten juga mengalokasikan anggaran Rp 1,5 miliar untuk pengadaan kendaraan dinas. Saat itu, bupati berkehendak agar anggaran dialokasikan untuk infrastruktur.
“Yang tahun lalu anggarannya dialokasikan untuk perbaikan Alun-alun, dan infrastruktur lainnya seperti jalan, pendidikan maupun kesehatan,” jelasnya.
Adapun saat ini kendaraan dinas yang digunakan oleh bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih ada beberapa diantaranya Toyota Fortuner, Toyota Camry dan Toyota Hiace.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan dirinya tidak akan menyetujui pengadaan kendaraan dinas bagi kepala daerah. Ia menyebut bahwa pengadaan dinas bukanlah hal yang mendesak, masih ada program dan penanganan permasalahan sosial yang dirasa lebih krusial untuk mendapatkan plot anggaran.
“Tidak ada kendaraan dinas baru karena untuk operasional akan menggunakan mobil yang sudah ada,” ucap Endah di Gunungkidul.
Anggaran yang telah disediakan tersebur kedepan rencananya akan ia alihkan untuk perbaikan infrastruktur jalan. Mengingat masih banyak jalan di Gunungkidul yang perlu penanganan selain itu dampaknya akan dirasakan masyarakat umum.
“Kalau untuk perbaikan jalan maka rakyat juga akan merasakan manfaatnya,”pungkasnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
