Connect with us

Peristiwa

Cari Pakan Ternak, Warga Putat Diamuk Kawanan Tawon Gung

Diterbitkan

pada

Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Malang yang dialami oleh Pariyah (50) warga Padukuhan Bobung, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk. Bagaimana tidak, niatnya untuk mencari pakan ternak justru berujung ia disengat kawanan tawon gung. Saat ini, perempuan paruh baya tersebut harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Pwristiwa ini terjadi pada Rabu (27/09/2023) lalu. Sekitar pukul 08.00 WIB, ia hendak mencari rumput di ladang Salak untuk pakan ternak-ternaknya. Belum lama ia meruput, tiba-tiba seekor tawon gung hinggap dan menyengat lehernya. Beberapa saat kemudian, kawanan tawon gung lansung mengerang tubuh perempuan tersebut.

Lantaran kesakitan diamuk ratusan tawon, ia kemudian berteriak meminta pertolongan. Teriakannya tersebut menjadi perhatian warga yang berada tak jauh di sekitar lokasi. Warga kemudian berusaha memberi pertolongan dengan alat seadanya.

Berita Lainnya  RS Panti Rapih Rayakan Hari Anak Nasional 2024: Perkuat Perlindungan Anak untuk Masa Depan Indonesia yang Lebih Maju

Salah satu warga yang ada membuat obor dari pelepah daun kelapa yang sudah mengering dan langsung mendekati tubuh Pariyah untuk mengusir kawanan tawon tersebut. Beberapa waktu kemudian, tawon gung ini berhasil dihilangkan dari tubuh perempuan tersebut.

“Bu Pariyah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, karena seluruh tubuhnya disengat tawon gung,” ucap Dukuh Bobung, Ari Iswanto.

Lantaran sengatan ribuan tawon tersebut, tubuh Patiyah lebam kehitaman. Ia juga merasakan panas, usai mendapatkan penanganan medis rasa sakit yang dirasakan mulai berkurang. Informasi yang diterima, kondisinya pun sudah mulai membaik.

“Sudah membaik kondisinya. Bisa diajak komunikasi dan sudah bercerita kalau dia (Pariyah)tidak mengetahui letak sarang tawon itu di mana dan mengapa bisa menyerangnya padahal awalnya hanya ada satu yang hinggap dan mengenyat lehernya setelah ditepuk dia malah diserang kawanan tawon,” sambungnya.

Berita Lainnya  Disebut Ingkar Janji Terkait Hubungan *Gelap*, Mantan Kades Balong Kembali Disidang Warga

“Kalau untuk sarang tawonnya masih ada di lokasi. Belum dilakukan penanganan untuk dihilangkan,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler