Pemerintahan
Dinilai Paling Potensial, Pemkab Genjot KPI Candirejo Jadi Sentra Perkembangan Industri
Wonosari(pidjar.com)–Iklim investasi di Kabupaten Gunungkidul terus menunjukkan tren positif pada tahun 2026 ini. Dengan realisasi investasi yang tinggi ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menunjukkan masih tingginya minat investor untuk menanamkan modal di Bumi Handayani. Pemkab Gunungkidul sendiri saat ini menggenjot kawasan Candirejo, Kapanewon Semin untuk menjadi sentra pengembangan industri Gunungkidul.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengatakan, mengatakan capaian investasi hingga 30 Mei 2026 mencapai Rp394.047.185.513. Dari jumlah tersebut setara dengan 45,9 persen dari target investasi Kabupaten Gunungkidul tahun 2026.
“Target investasi yang masuk pada tahun 2026 sebesar Rp 858.560.738.846,” kata Mohamad Arif Aldian, Jumat, (05/06/2026) saat dihubungi.
Dari capaian tersebut, investasi yang masuk di dominasi oleh sektor energi dan sumber daya mineral. Kemudian sektor perindustrian dan perdagangan yang juga menunjukkan pertumbuhan cukup signifikan.
“Data tersebut berdasarkan data dari OSS dan LKPM yang masuk di bulan Januari sampai dengan LKPM,” sambungnya.

Dengan capaian tersebut menjadi modal positif untuk mengejar target investasi tahun 2026. Selain itu juga menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi daerah masih cukup tinggi.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) sebagai instrumen promosi investasi yang lebih terarah dan informatif.
Melalui IPRO ini pemilik modal dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai potensi, lokasi, hingga peluang pengembangan usaha yang tersedia di Gunungkidul. Dengan begitu, dapat mempercepat masuknya investasi baru di w Bumi Handayani.
“Pada dokumen IPRO ini difokuskan pada sektor pendidikan dan sektor industri di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Candirejo, Kapanewon Semin,” tambah dia.
Adapun KPI Candirejo, Semin diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan sektor industri. Dengan letak yang strategis dan akses jalan mumpuni serta ketereediaan lahan yang luas menjadi faktor pendukung yang kuat.
“Sedangkan pada sektor pendidikan, pemerintah daerah menargetkan hadirnya lembaga pendidikan berkualitas yang mampu mengembangkan sekolah umum maupun pendidikan vokasi,” imbuh dia.
Untuk memperkuat daya tarik investasi maka pemerintah berkomitmen untuk memberikan kemudahan layanan perizinan, pendampingan pelaku usaha, serta promosi berbagai peluang investasi yang tersedia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized7 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
