fbpx
Connect with us

Peristiwa

Curi Kambing di Tengah Keramaian Pasar, Pria Paruh Baya Sempat Dikepung Massa

Published

on

Semanu,(pidjar.com)–Aksi Bg (49), warga Mataram, Lampung terbilang cukup nekat. Ia nekat melancarkan aksi pencurian di Pasar Munggi, Kecamatan Semanu pada Kamis (23/08/2018) siang tadi. Ia nekat melancarkan aksinya di tengah keramaian pasar yang saat itu memang tengah dijubeli pengunjung. Alhasil Bg nyaris saja menjadi korban amuk massa dari warga yang gemas akan perbuatannya. Beruntung ia kemudian berhasil dievakuasi dan saat ini diamankan di Mapolsek Semanu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Semanu, Ipda Larso kepada pidjar.com menjelaskan, peristiwa bermula ketika Harso warga Tanggul, Semanu berniat menjual dua ekor kambing miliknya. Sesampainya di pasar, kambing kemudian diikat di tambatan yang ada di pasar.

Berita Lainnya  Motor Patah Jadi Dua Usai Tabrakan Hebat Dengan Truk, Pemotor Tewas di Tempat

"Kemudian dia meninggalkan kambingnya itu untuk mencari pembeli," kata Larso, Kamis sore.

Terkejutlah korban lantaran saat ia kembali, kambing yang semula ia ikat sudah tidak ada lagi. Dirinya kemudian berusaha melakukan pencarian dengan mengelilingi pasar. Setelah beberapa waktu berkeliling, Harso kemudian curiga dengan penampakan 2 kambing yang baru saja dibeli oleh Sunhaji, warga Pati, Jawa Tengah. Saat itu, kambing tersebut sudah berada di parkiran.

Yakin bahwa kambing tersebut merupakan miliknya yang sebelumnya hilang, korban lantas melapor ke Polsek Semanu. Berdasarkan petunjuk tersebut, polisi lalu melakukan penelusuran terkait kambing yang baru saja dibeli oleh Sunhaji itu.

“Kami mendapatkan cirri-cii dari saksi mengenai siapa yang menjual kambing tersebut,” imbuh dia.

Berita Lainnya  Jadi Korban Tabrakan Dua Motor, Balita Perempuan Alami Luka Parah

Tanpa kesulitan, polisi akhirnya berhasil mengamankan Bg yang saat itu masih berada di sekitar pasar. Ia lalu diamankan untuk dimintai keterangan. Meski sempat berkelit, setelah dihadapkan kepada saksi-saksi, Bg kemudian mengakui perbuatannya.

Modus kejahatan yang dilakukan pelaku disebutkan Larso memang cukup nekat. Bg memanfaatkan momentum hewan ternak yang ditinggalkan oleh pemiliknya. Tanpa pikir panjang, ia yang telah mengamati gerak-gerik dari korbannya lalu melepas tali ikatan ternak dan membawanya ke sudut berbeda dari pasar. Hewan tersebut kemudian dijual kepada konsumen.

"Kita masih mendalami kasus ini, belum diketahui berapa kali pelaku melakukan aksi pencurian semacam ini, terutama di wilayah Semanu," pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler