Peristiwa
Curi Kambing di Tengah Keramaian Pasar, Pria Paruh Baya Sempat Dikepung Massa
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aksi Bg (49), warga Mataram, Lampung terbilang cukup nekat. Ia nekat melancarkan aksi pencurian di Pasar Munggi, Kecamatan Semanu pada Kamis (23/08/2018) siang tadi. Ia nekat melancarkan aksinya di tengah keramaian pasar yang saat itu memang tengah dijubeli pengunjung. Alhasil Bg nyaris saja menjadi korban amuk massa dari warga yang gemas akan perbuatannya. Beruntung ia kemudian berhasil dievakuasi dan saat ini diamankan di Mapolsek Semanu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Semanu, Ipda Larso kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com menjelaskan, peristiwa bermula ketika Harso warga Tanggul, Semanu berniat menjual dua ekor kambing miliknya. Sesampainya di pasar, kambing kemudian diikat di tambatan yang ada di pasar.
"Kemudian dia meninggalkan kambingnya itu untuk mencari pembeli," kata Larso, Kamis sore.
Terkejutlah korban lantaran saat ia kembali, kambing yang semula ia ikat sudah tidak ada lagi. Dirinya kemudian berusaha melakukan pencarian dengan mengelilingi pasar. Setelah beberapa waktu berkeliling, Harso kemudian curiga dengan penampakan 2 kambing yang baru saja dibeli oleh Sunhaji, warga Pati, Jawa Tengah. Saat itu, kambing tersebut sudah berada di parkiran.
Yakin bahwa kambing tersebut merupakan miliknya yang sebelumnya hilang, korban lantas melapor ke Polsek Semanu. Berdasarkan petunjuk tersebut, polisi lalu melakukan penelusuran terkait kambing yang baru saja dibeli oleh Sunhaji itu.
“Kami mendapatkan cirri-cii dari saksi mengenai siapa yang menjual kambing tersebut,” imbuh dia.
Tanpa kesulitan, polisi akhirnya berhasil mengamankan Bg yang saat itu masih berada di sekitar pasar. Ia lalu diamankan untuk dimintai keterangan. Meski sempat berkelit, setelah dihadapkan kepada saksi-saksi, Bg kemudian mengakui perbuatannya.
Modus kejahatan yang dilakukan pelaku disebutkan Larso memang cukup nekat. Bg memanfaatkan momentum hewan ternak yang ditinggalkan oleh pemiliknya. Tanpa pikir panjang, ia yang telah mengamati gerak-gerik dari korbannya lalu melepas tali ikatan ternak dan membawanya ke sudut berbeda dari pasar. Hewan tersebut kemudian dijual kepada konsumen.
"Kita masih mendalami kasus ini, belum diketahui berapa kali pelaku melakukan aksi pencurian semacam ini, terutama di wilayah Semanu," pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
