fbpx
Connect with us

Politik

Dampingi Sunaryanta, Demokrat Ajukan Duo Trah Maju Lancar Jadi Calon Wakil Bupati

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Partai politik saat ini mulai bergerak untuk mensukseskan Pemilu 2024 mendatang. Persiapan dan pematangan strategi telah dilakulan sejak beberapa waktu lalu. Termasuk dengan penjaringan tokoh-tokoh sebagai peserta pemilu. Seperti halnya yang dilakukan oleh Partai Demokrat Gunungkidul, penjaringan calon legislatif telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

Sekretaris DPC Demokrat Gunungkidul, Eko Rustanto mengatakan terkait dengan pemilihan legislatif partai Demokrat sudah mempersiapkan tokoh-tokoh yang akan maju pada kursi DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, hingga DPRD Pusat. Adapun nama-nama calon legislatif sudah diplotkan sejak beberapa waktu lalu.

“Terkait dengan Pileg kami (Demokrat) sudah siap tempur di 2024 kelembagaan partai sudah dipersiapan dari DPC hingga anak ranting. Yang kedua proses persiapan saksi sudah 60 persen, bulan Maret sudah selesai 2800 se-Gunungkidul kita isi semuanya,” ucap Sekretaris DPC Demokrat Gunungkidul, Eko Rustanto.

Ia menjelaskan, minimal target yang dicapai pada Pileg 2024 adalah 5 kursi dengan capaian masing-masing dapil ada 1 anggota dewan dari Partai Demokrat.

“Kalau untuk Gunungkidul ada beberapa nama lama dan baru, targetnya 1 dapil 1 kursi. Kemudian untuk DPRD DIY dapil Gunungkidul ada Erlia Risti dan Ponjo serta teman-teman lain, dan untuk kursi DPR RI dapil ada mas Henry yang merupakan Ketua DPC Demokrat Gunungkidul,” jelas dia.

Berita Lainnya  Bagi-bagi Puluhan Tangki Air ke 3 Kecamatan, Kolonel Tugiman Enggan Dikaitkan Dengan Bursa Pilkada

Nantinya jika berhasil mendapatkan 5 kursi dewan di DPRD Gunungkidul, tentunya partai bentukan SBY ini bisa memiliki daya tawar untuk mengusung kadernya sebagai calon bupati dan wakil bupati sendiri dalam Pilkada 2024. Komunikasi dengan sejumlah partai sendiri telah dilakukan untuk membahas Pilkada 2024 mendatang.

Demokrat Gunungkidul sendiri telah memiliki nama kader internal yang akan diajukan kepada partai-partai yang berminat berkoalisi dengan Demokrat. Adapun nama-nama yang kemungkinan besar diajukan adalah duo trah Maju Lancar yaitu Erlia Risty atau Henry Ardianto. Pihaknya mengincar kedua kader terbaik ini akan mewakili incumbent saat ini, Sunaryanta. Memang santer diberitakan, Sunaryanta tidak akan kembali berpasangan dengan Heri Susanto dalam Pilkada mendatang

“Kalau untuk kepala daerah nanti kami pasang putra putri terbaik dari Demokrat seperti mbak Erlia Risti maupun mas Henry yang akan kami pasangkan dengan incumbent,” jelas dia.

Berita Lainnya  Nama Pejabat Kementrian Pertanian Menyeruak Dampingi Sunaryanta, Wacana Koalisi Besar NasDem, PKB, Golkar Gugur?

Disinggung mengenai rumor yang beredar, berkaitan dengan pencalonan Sutrisna Wibowo melalui partai Demokrat yang akan berpasangan dengan Sumanto dari Gerindra, Eko Rustanto menampik hal tersebut. Sejauh ini belum ada komunikasi yang terjalin berkaitan dengan hal tersebut.

“Pasti kami calonkan putra putri terbaik Demokrat dan akan dipasangkan dengan incumbent (Sunaryanta),” jelasnya.

Eko mengatakan, pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden DPC Demokrat juga memiliki tanggung jawab yang besar untuk pemenangan pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan tahapan tetap berjalan sesuai jadwal yang ada meski Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengeluarkan putusan agar dilakukan penundaan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Sebagaimana diketahui, Partai Prima beberapa waktu lalu melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena merasa dirugikan karena KPU tidak meloloskan partai ini dalam tahapan verifikasi administrasi calon peserta Pemilu 2024. PN Jaksel pun mengabulkan gugatan agar KPU tidak melanjutkan tahapan yang telah dilakukan.

Berita Lainnya  Rumor Duet Bupati dan Ketua DPRD Pada Pilkada 2024, Endah: Tunggu Perintah Ketua Umum

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, terkait dengan apa yang terjadi tersebut sudah ada instruksi resmi dari KPU Pusat dimana tahapan pemilu tetap dilanjutkan sesuai dengan jadwal yang ada. Adanya vonis dari Pengadilan Jakarta Pusat tidak mempengaruhi apa yang sudah berjalan.

“Tahapan tetap dilakukan sesuai dengan jadwal. Termasuk dengan penetapan partai politik juga tidak ada perubahan,” kata Ahmadi Ruslan Hani.

Ia menambahkan, tahapan yang dilakukan saat ini adalah proses pencocokan dan penelitian data calon pemilih. Sebanyak 2.816 petugas dikerahkan untuk melakukan verifikasi dan validasi data pemilih dari rumah ke rumah yang dimulai 12 Februari 14 Maret 2023.

Berkaitan dengan pendaftaran bakal calon legislatif, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan masih menunggu diterbitkannya PKPU tentang Pencalonan. Jika sesuai dengan jadwal 24 April sampai 25 November 2023.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler