Politik
Dampingi Sunaryanta, Demokrat Ajukan Duo Trah Maju Lancar Jadi Calon Wakil Bupati
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Partai politik saat ini mulai bergerak untuk mensukseskan Pemilu 2024 mendatang. Persiapan dan pematangan strategi telah dilakulan sejak beberapa waktu lalu. Termasuk dengan penjaringan tokoh-tokoh sebagai peserta pemilu. Seperti halnya yang dilakukan oleh Partai Demokrat Gunungkidul, penjaringan calon legislatif telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.
Sekretaris DPC Demokrat Gunungkidul, Eko Rustanto mengatakan terkait dengan pemilihan legislatif partai Demokrat sudah mempersiapkan tokoh-tokoh yang akan maju pada kursi DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, hingga DPRD Pusat. Adapun nama-nama calon legislatif sudah diplotkan sejak beberapa waktu lalu.
“Terkait dengan Pileg kami (Demokrat) sudah siap tempur di 2024 kelembagaan partai sudah dipersiapan dari DPC hingga anak ranting. Yang kedua proses persiapan saksi sudah 60 persen, bulan Maret sudah selesai 2800 se-Gunungkidul kita isi semuanya,” ucap Sekretaris DPC Demokrat Gunungkidul, Eko Rustanto.
Ia menjelaskan, minimal target yang dicapai pada Pileg 2024 adalah 5 kursi dengan capaian masing-masing dapil ada 1 anggota dewan dari Partai Demokrat.
“Kalau untuk Gunungkidul ada beberapa nama lama dan baru, targetnya 1 dapil 1 kursi. Kemudian untuk DPRD DIY dapil Gunungkidul ada Erlia Risti dan Ponjo serta teman-teman lain, dan untuk kursi DPR RI dapil ada mas Henry yang merupakan Ketua DPC Demokrat Gunungkidul,” jelas dia.
Nantinya jika berhasil mendapatkan 5 kursi dewan di DPRD Gunungkidul, tentunya partai bentukan SBY ini bisa memiliki daya tawar untuk mengusung kadernya sebagai calon bupati dan wakil bupati sendiri dalam Pilkada 2024. Komunikasi dengan sejumlah partai sendiri telah dilakukan untuk membahas Pilkada 2024 mendatang.
Demokrat Gunungkidul sendiri telah memiliki nama kader internal yang akan diajukan kepada partai-partai yang berminat berkoalisi dengan Demokrat. Adapun nama-nama yang kemungkinan besar diajukan adalah duo trah Maju Lancar yaitu Erlia Risty atau Henry Ardianto. Pihaknya mengincar kedua kader terbaik ini akan mewakili incumbent saat ini, Sunaryanta. Memang santer diberitakan, Sunaryanta tidak akan kembali berpasangan dengan Heri Susanto dalam Pilkada mendatang
“Kalau untuk kepala daerah nanti kami pasang putra putri terbaik dari Demokrat seperti mbak Erlia Risti maupun mas Henry yang akan kami pasangkan dengan incumbent,” jelas dia.
Disinggung mengenai rumor yang beredar, berkaitan dengan pencalonan Sutrisna Wibowo melalui partai Demokrat yang akan berpasangan dengan Sumanto dari Gerindra, Eko Rustanto menampik hal tersebut. Sejauh ini belum ada komunikasi yang terjalin berkaitan dengan hal tersebut.
“Pasti kami calonkan putra putri terbaik Demokrat dan akan dipasangkan dengan incumbent (Sunaryanta),” jelasnya.
Eko mengatakan, pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden DPC Demokrat juga memiliki tanggung jawab yang besar untuk pemenangan pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan tahapan tetap berjalan sesuai jadwal yang ada meski Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengeluarkan putusan agar dilakukan penundaan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Sebagaimana diketahui, Partai Prima beberapa waktu lalu melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena merasa dirugikan karena KPU tidak meloloskan partai ini dalam tahapan verifikasi administrasi calon peserta Pemilu 2024. PN Jaksel pun mengabulkan gugatan agar KPU tidak melanjutkan tahapan yang telah dilakukan.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, terkait dengan apa yang terjadi tersebut sudah ada instruksi resmi dari KPU Pusat dimana tahapan pemilu tetap dilanjutkan sesuai dengan jadwal yang ada. Adanya vonis dari Pengadilan Jakarta Pusat tidak mempengaruhi apa yang sudah berjalan.
“Tahapan tetap dilakukan sesuai dengan jadwal. Termasuk dengan penetapan partai politik juga tidak ada perubahan,” kata Ahmadi Ruslan Hani.
Ia menambahkan, tahapan yang dilakukan saat ini adalah proses pencocokan dan penelitian data calon pemilih. Sebanyak 2.816 petugas dikerahkan untuk melakukan verifikasi dan validasi data pemilih dari rumah ke rumah yang dimulai 12 Februari 14 Maret 2023.
Berkaitan dengan pendaftaran bakal calon legislatif, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan masih menunggu diterbitkannya PKPU tentang Pencalonan. Jika sesuai dengan jadwal 24 April sampai 25 November 2023.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
