fbpx
Connect with us

Info Ringan

Delapan Kebiasaan Yang Bikin Pinter

Diterbitkan

pada tanggal

Jogja,(pidjar.com)–Seiring bertambahnya kesibukan, Anda mungkin merasa kesulitan menemukan waktu untuk duduk dan benar-benar mempelajari hal baru atau menambah wawasan. Jangankan untuk membaca studi terbaru, kadang menyelesaikan buku fiksi yang ringan pun bisa menjadi hal yang terus tertunda karena beban tanggung jawab yang kian padat, ataupun distraksi dari smartphone dan media sosial yang memang lebih menggoda.  Sebuah thread di Quora baru-baru ini menunjukkan jika menjadi lebih pintar bisa dilakukan dengan cara yang sebetulnya tidak menghabiskan waktu banyak di sela-sela aktivitas Anda. Topik tersebut mengundang jawaban dari banyak orang, termasuk para entrepreneur, pengusaha teknologi, hingga ahli meditasi. Berikut adalah 8 ide yang berhasil dihimpun dari Quora!

1.Banyak Membaca

Semua orang sepakat kalau semakin banyak membaca akan membuat wawasan Anda makin luas. Ada banyak opini tentang kebiasaan membaca yang sebaiknya Anda lakukan, dari mulai membaca koran setiap hari (baik koran cetak atau online) hingga membaca buku fiksi maupun nonfiksi. Membaca pun tidak harus diselesaikan dalam sekali duduk (kecuali artikel pendek), yang penting sempatkan waktu untuk membaca.

  1. Memanfaatkan Waktu OnlineDengan Bijak

Melewati waktu dengan berselancar di dunia maya tidak harus dihabiskan dengan membuka media sosial atau menonton video-video binatang yang lucu, lho! Seperti Anda tahu, internet merupakan sumber ilmu yang tak ada habisnya. Entah itu dengan membaca blog, mengikuti kursus online, atau menonton video yang menginspirasi bisa membuat waktu online Anda lebih bermanfaat.

  1. Tulis Hal Yang Baru Anda Pelajari

Menyempatkan beberapa menit setiap hari untuk menulis tentang hal yang baru Anda pelajari bisa membuat ilmu tersebut lebih mudah dan lama menempel di otak Anda dibanding hanya membacanya saja. Apalagi kalau Anda menulisnya dengan tangan di atas kertas, karena syaraf motorik akan ikut bekerja dan Anda jadi lebih fokus pada apa yang Anda tulis dibanding menulisnya dengan keyboard komputer atau touchscreen. Menulis dengan tangan selama 7 menit per hari adalah latihan agar otak tetap terasah.

  1. Jelaskan Hal Yang Anda Pelajari Ke Orang Lain

Albert Einsten pernah berkata: “Jika Anda tidak bisa menjelaskan satu hal dengan sederhana, itu artinya Anda belum benar-benar memahaminya.” Selain menulis, salah satu cara agar Anda lebih cepat paham sebuah hal adalah dengan mencoba menjelaskannya ke orang lain. Zaman sekarang, mendapat informasi baru sangat mudah, tapi yang lebih penting adalah bagaimana Anda bisa tetap menyimpan informasi itu dan membaginya ke orang lain.

  1. Membuat “Done List”

Kalau biasanya Anda menulis daftar atau bucket list hal-hal yang ingin Anda raih, sekarang coba Anda membuat daftar hal-hal yang justru telah berhasil Anda raih. Ide membuat “done list” ini direkomendasikan oleh beberapa motivator terkenal, yang tujuannya adalah membangun rasa percaya diri dan rasa bahagia dengan cara menengok kembali pencapaian apa saja yang telah berhasil Anda raih, karena kedua hal tersebut merupakan bagian penting dari kecerdasan.

  1. Main GamesYang Mengasah Otak

Jangan cuma main mobile games yang sedang ngetren saja, coba deh main games yang tak hanya untuk rekreasi tapi juga melatih otak. Catur, sudoku, puzzle, scrabble adalah beberapa contohnya. Sekarang ini pun sebetulnya sudah banyak permainan mengasah otak yang bisa Anda unduh ke smartphone milikmu.

  1. Berteman Dengan Orang Pintar

Alih-alih membuatmu minder, Anda justru harus bersyukur kalau dikelilingi oleh orang-orang pintar di sekelilingmu karena menurut sebuah penelitian, 5 orang terdekat di hidup Anda punya pengaruh besar pada sikap, kebiasaan, dan kecerdasan Anda. Punya teman pintar, Anda akan lebih termotivasi untuk keep up dengan pembicaraan mereka dan terdorong untuk terus menambah wawasan.

  1. Mencoba Hal Baru

Salah satu pengguna Quora menceritakan tentang bagaimana Steve Jobs waktu muda pernah belajar kaligrafi. Setelah drop out dari sekolah, sang pendiri Apple tersebut punya banyak waktu luang dan memutuskan mengisinya dengan ikut kursus kaligrafi. Walaupun hal itu terdengar random, namun skill desain yang ia dapat di kursus tersebut konon punya pengaruh besar dalam pembuatan komputer Macintosh pertama. Inti dari cerita ini adalah Anda tak akan tahu ilmu apa yang bisa berguna nantinya. Coba saja hal-hal baru yang ingin Anda lakukan, se-random apapun, karena tak ada ilmu yang tak berguna.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler