Pemerintahan
Enam Kali Didemo Warga, Dukuh Gedong Akhirnya Mundur
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Senin (09/01/2023), ratusan warga Padukuhan Gedong kembali menggeruduk Balai Kalurahan Sawahan untuk menuntut Dukuh Gedong, Catur Surawan agar mundur dari jabatannya. Setidaknya, sudah enam kali warga Gedong mendatangi Balai Kalurahan Sawahan namun tuntutan warga sebelumnya tak kunjung dipenuhi. Situasi saat mediasi pun sempat memanas. Sorak-sorai maupun hujatan warga semakin ricuh ketika Dukuh Gedong dihadapkan saat mediasi.
Permasalahan yang berlarut-larut membuat warga semakin jengkel terhadap Dukuh Gedong. Sebelumnya juga sempat diadakan pertemuan di Balai Dusun Gedong namun pada saat itu Dukuh Gedong dengan tegas tidak mau turun dari jabatannya.
Seorang warga Gedong, Sutisno, menyampaikan, masyarakat selama ini mengeluh dengan kinerja Dukuh Gedong. Menurutnya, akan lebih bijak jika Dukuh Gedong dengan sukarela mengundurkan diri karena masyarakat sudah tidak mau lagi dipimpin oleh yang bersangkutan.
“Saya ini yang orang tunanetra juga merasa tidak pas kalau sebagai pemimpin. Daripada makan hati lebih baik mengundurkan diri,” ucapnya.
Dijelaskannya, sebelum Catur Surawan menjabat sebagai dukuh, kondisi Gedong sangat kondusif dan gotong royong warga tinggi. Namun sejak Catur Surawan menjabat, lebih banyak muncul masalah terutama dalam sosial masyarakat.
“Jadi istilahnya tidak pas dalam ngemong masyarakat, misalnya saat kerjabakti, masyarakat harus kerja sendiri tidak ada pimpinannya. Itu namanya buta seperti saya,” sambung dia.
Ia berharap agar tuntutan warga kali ini dapat dipenuhi sehingga program-program Pemerintah Kalurahan Sawahan di Padukuhan Gedong dapat berjalan lancar.
Lurah Sawahan, Suwarto, mengatakan jika permasalahan di Padukuhan Gedong sudah cukup lama berjalan. Dalam kurun waktu setahun ini, setidaknya sudah enam kali warga Dusun Gedong mendatangi Balai Kalurahan Sawahan dengan tuntutan yang sama.
Ditambahkannya, dari hasil mediasi yang dilakukan Pemerintah Kalurahan Sawahan bersama Pemerintah Kapanewon pada hari ini, Dukuh Gedong bersedia mengundurkan diri dengan sukarela.
“Setelah mendapatkan tuntutan dari warga dengan sukarela mengundurkan diri dengan membuat surat pernyataan bermaterei,” tutup Suwarto.
Nantinya, surat tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh pihaknya. Ia berharap denhan adanya titik terang berkaitan denhan masalah ini, nantinya kehidupan maupun pembangunan di Gedong bisa kembali berjalan lancar.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
