Connect with us

Sosial

Faktor Depresi Dominan Menjadi Penyebab Gantung Diri di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hingga pertengahan Bulan September 2020 ini, angka bunuh diri dengan cara gantung diri mencapai 25 kasus. Kendati semua pihak sejak beberapa tahun terakhir ini mulai serius menangangi gantung diri namun angka korban bunuh diri di Bumi Handayani masih tinggi, dimana setiap tahunnya mencapai 30 orang mengakhiri hidup mereka.

Sebagai organisasi yang konsen pada kesehatan jiwa, LSM Imaji sejak jauh-jauh hari telah mengembangkan jaringan pencegahan bunuh diri. Imaji sendiri telah mengklasifikasikan penyebab gantung diri menjadi enam jenis. Keenamnya yakni depresi, sakit menahun, tak ada keterangan, gangguan jiwa berat, masalah ekonomi dan juga masalah keluarga.

“Namun di Bumi Handayani yang domain memang depresi,” ucap relawan Imaji, Wage Dhaksinarga, Minggu (20/09/2020).

Wage mengatakan, setiap nyawa yang hilang akibat bunuh diri berimbas pada pasangan hidup, anak, orang tua dan juga kolega korban. Pihaknya pernah meneliti, setiap satu orang bunuh diri imbasnya mencapai 135 orang di lingkungan korban.

Berita Lainnya  Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Mulai Dipantau Tim Khusus

“Bunuh diri merupakan perkara rumit, kadang juga dengan pengalaman traumatik dan kehilangan yang pernah terjadi menjadi pengaruh seseorang melakukan hal ini,” jelasnya.

Wage mengatakan, pencegahan bunuh diri dapat dilakukan oleh berbagai pihak. Pencegahannya bisa dilakukan dengan kepekaan kita dengan orang-orang di lingkungan.

“Misalnya orang terdekat kita terlihat murung, bisa kita gali, didekati agar mereka mau berbagi mengenai masalah yang dihadapi, hal sederhana ini bisa membuat orang mengurungkan niat,” ujar Wage.

Sejauh ini, pihak Imaji sendiri sudah menyediakan layanan hotline 24 jam untuk masyarakat yang dirasa setres dan mendengar hasutan untuk bunuh diri. Sedikitnya ratusan nyawa tertolong dan kemudian menjadi penyitas bunuh diri.

Berita Lainnya  Penetapan Pemudik Masuk ODP, Dinas Pilih Taati SOP Kemenkes

“Memang awal-awal pandemi lalu hampir tidak ada ya dalam sebulan, tapi masuk ke Juli dan Agustus ada sekitar dua atau tiga yang telfon,” kata dia.

Terpisah, Psikiater RSUD Wonosari, dr. Ida Rochmawati mengatakan, masyarakat di Gunungkidul masih mengaitkan kasus bunuh diri dengan mitos. Pihaknya menilai, hal itu sebagai bentuk menutupi rasa malu dari keluarga korban.

“Mereka sangat terpukul, makanya biasanya dikaitkan dengan mitos Pulung Gantung,” jelas Ida.

Namun demikian, ia menilai pengkaitan ini bukanlah masalah besar. Hanya saja ia meminta masyarakat secara bahu membahu untuk menghilangkan stigma buruk bunuh diri.

“Kita harus semakin peka dengan lingkungan, rajin saling sapa, hilangkan stigma buruk dan bareng-bareng kita minimalisir kasus bunuh diri,” tandas dia.

Berita Lainnya  Hujan Sudah Jarang Turun, Kekeringan Mulai Terasa

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Berita Terpopuler