Pemerintahan
Belasan Ribu Lansia di Gunungkidul Berstatus Terlantar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus lansia terlantar masih saja ditemukan di Kabupaten Gunungkidul, bahkan jumlahnya penyandang masalah sosial ini juga terogolong tinggi. Dari data terakhir di Dinas Sosial Gunungkidul, lansia yang berstatus terlantar mencapai belasan ribu.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Gustarto mengatakan data yang ia miliki sebanyak 15.945 lansia di Gunungkidul masuk dalam kategori terlantar. Pendataan tersebut mengacu pada tahun 2019 lalu, sementara untuk update data tahun 2020 tidak dilakukan lantaran adanya pandemi dan refocusing anggaran yang dilakukan pemerintah.
“Jumlah belasan ribu ini tergolong tinggi. Jadi pemerintah baik pemkab, pemda, dan pemerintah pusat harus bersinergi dalam pengentasan permasalahan tereebut,” terang Gustarto saat ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com.
Lansia yang masuk dalam kategori terlantar faktornya sangat beragam. Namun yang mendasar adalah mereka tinggal sendirian digaris kemiskinan, sehingga untuk mencukupi kebutuhan perlu adanya sokongan dari berbagai pihak.
“Merujuk pada kondisi perekonomian dan kesejahteraan sehingga bisa dikatakan terlantar itu,” sambung dia.

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan update data. Sebab tidak menutup kemungkinan terjadi perubahan data karena ada beberapa kemungkinan. Diantaranya yakni kondisinya membaik atau ikut bersama keluarga dan meninggal ataupun lainnya.
“Tahun 2021 ini akan kita lakukan update data terkait permasalahan sosial dan penyandang permasalahan sosial di Gunungkidul,” imbuhnya.
Dari pemerintah sendiri ada program pendampingan melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) maupun pihak lain dalam pendampingan bagi lansia miskin tersebut. Sebagai contohnya, lansia yang masih sehat dan masih produktif didampingi dan diarahkan untuk bisa melakukan produksi makanan ataupun produk lainnya.
Dari situ mereka akan mendapatkan penghasilan untuk bisa mencukupi kebutuhan mereka. Bantuan dari pemerintah juga sebagian tersasar.
“Kalau untuk bantuan memang belum menyeluruh. Tapi terus kami upayakan tersasar secara merata. Harapannya permasalahan semacam ini (lansia terlantar) dapat segera teratasi dan mereka mendapat perhatian lebih,” tutupnya.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
