Sosial
Filosofi Pisang Jadi Inspirasi Warga Jelok Kembangkan Batik Sinuwun
Patuk, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kesadaran masyarakat untuk mulai menekuni batik membuat kekayaan motif batik di Kabupaten Gunungkidul semakin bertambah banyak. Motif batik sendiri tercipta karena bermacam inspirasi, entah dari kekayaan alam sekitar maupun peristiwa tertentu. Salah satunya yang tengah dikembangkan adalah motif batik Sinuwun. Motif batik ini dibuat oleh para perajin batik warga Padukuhan Jelok, Desa Beji, Kecamatan Patuk yang tergabung dalam pengrajin Batik Dewi Elok.
Kata sinuwun terinspirasi dari bunga pisang yang diolah menjadi menu masakan tradisional di Jelok Resto yang diolah oleh Pokdarwis setempat. Adapun menu bunga pisang itu diolah menjadi gudeg sinuwun karena dalam Bahasa Jawa, bunga pisang artinya Prabu Sinuwun.
“Dari situ kami terinspirasi menggerakkan masyarakat Jelok untuk membatik dan menjadikan batik sinuwun bernilai ekonomi,” kata penggerak Pengrajin Batik Dewi Elok, Maryono kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Sabtu, (27/07/2019).
Potensi ini ia tangkap seiring dengan perkembangan variasi motif batik di Kabupaten Gunungkidul. Selain itu juga, sebagai sebuah desa wisata, Padukuhan Jelok memang terus berinovasi mengembangkan potensi masyarakat untuk kesejahteraan warga setempat.
“Kami mendapat bantuan binaan dari Kampung Batik Manding Kepek,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Jelok, Sukriyanto menambahkan, secara filosofis jantung pisang atau bunga pisang merupakan cikal bakal atau proses awal buah pisang. Seperti yang diketahui, pisang merupakan buah pilihan yang menjadi kesukaan banyak orang.
“Dalam proses menjadi buah pisang, jantung pisang kadang tidak semulus yang diharapkan,” kata dia.

Lebih lanjut Maryono menjelaskan, kadang dalam berproses saat menjadi tunas pisang, belum sampai umur sudah rontok. Karena seharusnya umur jantung pisang kurang lebih tujuh bulan.
“Kalau dihubungkan dengan manusia, bahwa manusia ketika lahir hingga meninggal tidak mngenal usia, ruang dan waktu, kalau waktunya meninggal ya meninggal,” imbuhnya.
Dari proses tersebut menggambarkan bahwa perjalanan hidup seperti bunga pisang atau jantung dari pisang sebelum akhirnya menjadi pisang. Jika seseorang berhasil menjalani hidup, maka nantinya akan menjadi pisang, banyak yang menyukai, berkhasiat dan bermanfaat bagi banyak orang.
“Seluruh batik sinuwun ada gambar bunga pisangnya yang ditulis langsung oleh pengrajin Batik kami, makanya harganya lumayan mahal di kisaran Rp. 250 ribu satu lembarnya,” beber Sukri.
Saat ini, batik sinuwun dipasarkan di Jelok Resto. Selain itu juga melalui media sosial baik instagram, WhatsApp maupun Facebook.
“Jadinya di Jelok ada gudeg sinuwun dan batik sinuwun,” pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
