Connect with us

Pendidikan

Hadirkan Puluhan Negara, UMY Kembali Gelar ICCF

Diterbitkan

pada

Jogja (pidjar-com-525357.hostingersite.com) — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menggelar International Cultural and Culinary Festival (ICCF) untuk ke sembilan kalinya. Diikuti lebih dari 30 negara, agenda tahunan itu menjadi ajang perkumpulan dan pertukaran budaya bagi mahasiswa internasional. ICCF 2024 merupakan wadah bagi para pengunjung untuk mempelajari keunikan budaya dari berbagai penjuru dunia karena menampilkan berbagai budaya dari masing-masing negara peserta, terutama dari segi kesenian dan kuliner.

Rektor UMY, Prof.Gunawan Budiyanto mengatakan, ICCF yang merupakan salah satu rangkaian agenda Milad UMY ke 43 ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi dan keakraban antara mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa internasional. Selain itu, agenda ini bisa mendukung atmosfer internasional di UMY semakin berkembang.

Berita Lainnya  Dua Skenario Menyongsong Penerapan New Normal Dalam Dunia Pendidikan

“ICCF 2024 diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa terkait keunikan dari setiap negara, termasuk dari Indonesia sendiri. Ini akan berdampak terhadap meningkatnya rasa saling pengertian atas keberagaman antar bangsa dan negara di dunia. Tahun ini pun menjadi agenda yang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, karena akan ada kompetisi pidato berbahasa Indonesia yang diikuti oleh mahasiswa internasional dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” katanya, Kamis (25/4/2024).

Tingginya animo pengunjung dan peserta ICCF tahun ini, lanjut Gunawan, dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mencari informasi terkait studi lanjut di jenjang yang lebih tinggi seperti pascasarjana. Saat ini, UMY telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dan industri mancanegara.

Berita Lainnya  Angka Covid-19 Masih Tinggi, Pemkab Gunungkidul Tinjau Ulang KBM Tatap Muka

“Seperti Taiwan, Jerman dan Jepang yang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa yang ingin berkuliah di tingkat magister maupun doktor, ” ungkap Gunawan.

Selain menyajikan kuliner khas dari masing-masing negara, para peserta juga berkesempatan unjuk kebolehan dengan menampilkan kesenian tradisional negara mereka. Beberapa negara yang tampil adalah Afghanistan dan Yaman dengan tarian tradisionalnya, serta Bangladesh yang membawakan lagu khas yang menceritakan negara dan kekayaan alamnya. Kemeriahan ICCF 2024 ini juga diapresiasi oleh para peserta, salah satunya adalah Jody yang merupakan peserta asal Belanda. Ia merasa sangat bersemangat mempersiapkan makanan khas negaranya dan bertemu dengan mahasiswa internasional lainnya.

“Saya merasa bahwa agenda ini sangat menyenangkan, dengan banyaknya peserta dari berbagai negara yang berkumpul bersama di satu tempat. Saya pikir saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya, dan hal tersebut yang menjadikan agenda ini sangat menarik bagi saya,” ungkap Jody.

Berita Lainnya  Gedung Kuliah UNY di Gunungkidul Akan Habiskan Anggaran 167 Miliar

Dalam ICCF 2024, UMY juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan POLDA DIY terkait kerja sama di bidang Tri Dharma perguruan tinggi. Kerja sama itu meliputi peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengabdian masyarakat dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Penandatanganan MOU dilakukan langsung oleh Gunawan selaku Rektor UMY dan Kombes Pol Emi Sumijati, S.H. selaku Kepala Biro Sumber Daya Manusia POLDA DIY. (Ken).

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler