Sosial
Hiburan Sexy Dancer Dalam Acara Resmi, Bawaslu: Itu Tidak Masuk Acara Kami
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Acara Gelar Kesiapan Pengawasan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul pada Rabu (22/01/2020) kemarin menuai kontroversi. Hadirnya suguhan sexy dancer dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkompimda termasuk diantaranya Bupati Gunungkidul, Badingah menuai banyak kecaman. Banyak yang menyebut bahwa hiburan ini tidak pantas untuk disajikan dalam ajang resmi semacam ini.
Terkait kontroversi ini, Bawaslu membantah bahwa sajian sexy dancer ini masuk dalam acara yang telah disiapkan oleh internal Bawaslu. Lolosnya acara ini lantaran adanya miss komunikasi antara Bawaslu dengan Event Organizer yang disewa untuk menyusun acara.
Pihak Event Organizer Parama, sebagai penyelenggara Gelar Kesiapan Pengawasan Bawaslu, Aris Budiyono mengaku, kala itu pihaknya tidak melihat gladi resik tarian yang dibawakan oleh talent dari Gunungkidul tersebut. Sehingga tidak mengetahui secara rinci kaitannya dengan jenis tarian yang akan dibawakan oleh penampil.
“Saat itu kami minta izin dengan protokoler menggunakan HT, kalau akan menampilkan tarian rekreasi dengan tajuk pengawasan, diizinkan tapi setelah acara ditutup,” beber Aris, Kamis (23/01/2020).
Menurut Aris, sebelumnya, pihak Bawaslu meminta kepada EO untuk mempersiapkan sajian tarian sebagai hiburan dalam acara yang digelar ini. Di mana tarian yang diinginkan Bawaslu yakni tarian yang mengakomodir talenta asli Gunungkidul.

“Requestnya memang modern dance, tapi kemudian terjadi miss komunikasi. Niat kami ingin menyajikan sesuatu yang beda, tapi jika pada akhirnya membuat tidak nyaman kami ucapkan permintaan maaf,” imbuh dia.

EO Parama sendiri mengajak kerjasama dengan talent secara personal. Saat latihan pun, EO juga tidak melakukan pantauan secara langsung. Menjelang perform, EO baru melakukan cheking. Merasa ada yang janggal karena pakaian para talent yang cukup minim, EO lantas meminta izin kepada protokoler. Hasilnya, sajian sexy dancer ini diizinkan ditampilkan namun setelah acara seremonial selesai.
“Dalam rundown, sajian tarian tersebut seharusnya dihelat sebelum acara sambutan, tapi kemudian berubah lantaran pihak protokoler tidak setuju,” jelas Aris.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarso menjelaskan, pada Selasa (21/01/2020) malam, pihaknya sempat melakukan cheking kesiapan hingga pukul 00.00 WIB. Namun demikian keempat talent tersebut tidak hadir dalam gladi bersih.
“Setelah masuk acara, rundownnya sebelum sambutan tampil, kok tidak tampil kami mbatin, lha ada apa?,” kata Is.
Melihat busana talent, dikatakan Is, pihak Bawaslu sendiri mengaku cukup kaget. Pakaian yang dikenakan para talent disebutnya terlalu terbuka untuk ditampilkan di hadapan para pejabat dalam acara resmi.
“Kami menyayangkan adanya hal ini, tapi kamu juga mengapresiasi kepada langkah EO meminta izin kepada protokoler dulu dan tidak ditampilkan di acara inti,” imbuh dia.
Menurutnya banyak pertimbangan yang pada akhirnya penampilan tarian tersebut ditampilkan. Salah satunya adalah persiapan dari talent yang sudah latihan sejak jauh-jauh hari.
“Terlebih ini tidak masuk pada acara kami, setelah doa penutupan jadi saya rasa tidak masalah,” tandasnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
