Pemerintahan
Jaga Harga dan Stok, Dinas Minta Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul memastikan stok bahan pokok saat diterapkannya PPKM Darurat aman untuk memenuhi permintaan warga. Dinas menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Adanya pembelian panik dikhawatirkan akan berdampak pada sulitnya masyarakat lainnya untuk mendapatkan barang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Johan Eko Sudarto mengungkapkan, setiap harinya, petugas dari Disperindag Gunungkidul melakukan pengecekan harga bahan pokok beserta stok yang ada di gudang dan pasar. Dari hasil pengecekan ini, dipastikan stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat cukup aman selama kebijakan pengetatan kegiatan berlaku. Saat ini, fluktuasi harga juga masih dalam kategori aman, tidak ada komoditi yang mengalami kenaikan harga secara tak wajar.
“Insya Allah aman, teman-teman dari bidang perdagangan setiap hari memantau ketersediaan bahan pangan dan fluktuasi harga,” ucap Johan Eko, Selasa (06/07/2021).
Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi dengan beberapa instansi yaitu Dinas Pertanian dan Pangan, Bulog dan TPID. Hal ini juga untuk mengetahui bagaimana stok beras di gudang serta milik warga maupun ketersediaan sayur mayur dari petani. Harga pun tergolong stabil.
Ia menekankan kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Banyak orang yang membeli beberapa jenis barang dengan jumlah yang banyak dan berdampak pada sulitnya mendapatkan barang tersebut. Tak hanya di daerah luar, namun hal ini juga terjadi di Gunungkidul.

“Untuk masyarakat, membeli dan mengkonsumsi sewajarnya saja,” imbuh dia.
PPKM Darurat sendiri sudah diterapkan sejak 3 Juli 2021 silam dan akan diberlakukan sampai dengan 20 Juli 2021 mendatang. Dalam instruksi Gubernur dan Instruksi Bupati, ada poin-poin yang wajib diterapkan. Seperti misalnya, rumah makan restoran hanya diperbolehkan melayani take away dan pembatasan makan di tempat.
Pun demikian dengan toko maupun swalayan juga dilakukan pembatasan pengunjung serta jam buka hanya sampai jam 20.00 WIB. Beberapa hari terakhir petugas gabungan bergerak untuk memberikan pengertian ke pelaku usaha maupun masyarakat.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
