fbpx
Connect with us

Kriminal

Jarah Tempat Kerja, Karyawan Pabrik Aspal Dibekuk Saat Melarikan Diri

Diterbitkan

pada

Semin,(pidjar.com)–Hanya berselang sehari, kasus pencurian yang terjadi di kantor PT Marga Karya, Padukuhan Bangunsari, Desa Candirejo, Kecamatan Semin akhirnya berhasil dibongkar polisi. Seorang pelaku dibekuk meski sempat melarikan diri hingga Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Tak hanya pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang senilai puluhan juta yang sempat dijarah oleh pelaku.

Kaposek Semin, AKP Haryanta melalui Kanit Reskrim Ipda Mahmet Ali Bahonar SH menjelaskan, pengungkapan kasus pencurian ini berawal dari laporan pengelola kantor PT Marga Karya, Robith Febriansyah Haidar (36) warga Desa Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang mendapati kantornya disatroni pencuri pada Selasa (10/12/2018) lalu. Saat dilakukan pengecekan, diketahui bahwa barang-barang seperti seperangkat Komputer operasional pabrik serta barang-barang lain berupa besi, seng atap, galvalum dan kabel peralatan pabrik sudah raib.

“Total kerugian yang diderita oleh pengelola pabrik sekitar Rp75.000.000,” ucap Mahmet, Kamis (13/12/2018) siang.

Penyelidikanpun kemudian dilakukan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Semin dengan menggelar olah TKP serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi mata. Dalam penyelidikan tersebut, polisi mulai mendapatkan petunjuk terkait pelaku dari pencurian tersebut. Salah seorang pegawai pabrik yang bergerak di bidang aspal tersebut diketahui menghilang pasca kasus pencurian.

Berita Lainnya  Pengedar Shabu Dibekuk Polisi Saat Hendak Bertransaksi

Pelacakan terkait keberadaan MT (30) warga Desa Bululuwang, Kecamatan Bululuwang, Kabupaten Malang Timur, sang pegawai yang menghilang itu langsung dilakukan oleh sejumlah petugas. Hanya dalam waktu singkat, petugas mendapatkan informasi berharga yang mendeteksi keberadaan MT di Pati, Jawa Tengah.

“Anggota kita terjunkan untuk melakukan pengejaran sampai ke Pati,” beber Mahmet.

MT yang tak menyangka aksinya termasuk juga keberadaannya begitu cepat terbongkar hanya bisa pasrah ketika petugas melakukan penggerebekan. Ia dibekuk tanpa perlawanan dan lalu dibawa ke Polsek Semin untuk diperiksa secara intensif.

“Hingga saat ini masih terus dilakukan pemeriksaan guna melakukan pengembangan,” imbuh dia.

Dipaparkan Mahmet, dari tangan pelaku, pihaknya berhasil menyita sejumlah barang bukti baik hasil kejahatan maupun alat untuk melakukan kejahatan. Diantara barang bukti yang berhasil disita adalah 2 buah angkong Arko, dua unit CPU, 1 unit monitor, 1 unit printer, tiga set box kunci, 1 buah dongkrak, monitor timbangan, saklar troli serta 18 atap galvanum. Menurut Mahmet, barang-barang yang berhasil diamankan ini baru sebagian dari yang dicuri pelaku.

Berita Lainnya  Keberadaan Ayah Kandung Bejat Masih Jadi Misteri, Polisi Terjunkan Tim Gabungan

“Sebagian lagi sudah berhasil dijual yang bersangkutan,” tutur dia.

Kepada polisi dalam pemeriksaan, MT mengaku terpaksa melakukan pencurian lantaran terbentur kebutuhan ekonomi. Jeratan tersebut akhirnya yang membuatnya kemudian nekat untuk melakukan pencurian di tempatnya bekerja.

“Kita jerat dengan pasal 362 KUHP mengenai pencurian,” pungkas dia.

Klik untuk Komentar

Berita Terpopuler