Kriminal
Jaringan Peredaran Pil Koplo di Kecamatan Panggang Dibongkar Polisi, Empat Pemuda Diamankan
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peredaran obat keras dan berbahaya jenis Trihexyphenidill atau yang lebih sering disebut dengan pil sapi di Gunungkidul memang patut diwaspadai. Pasalnya kabupaten yang tengah berkembang pada bidang pariwisata ini, menjadi sasaran empuk dalam peredaran obat yang dikenal menimbulkan berbagai efek. Dari pihak kepolisian sendiri terus berusaha menekan dan menangkap para pelaku peredaran obat-obatan tersebut.
Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Enny Widiawati mengatakan, pada Selasa (23/07/2019) malam silam, anggota Satresnarkoba Polres Gunungkidul mendapatkan laporan dari masyarakat Kecamatan Panggang dan perbatasan dengan Kabupaten Bantul yang merasa resah dengan aktifitas sejumlah pemuda. Diduga, para pemuda tersebut seringkali mengkonsumsi maupun mengedarkan pil sapi di wilayah Panggang. Informasi ini lantas ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh aparat kepolisian.
Kala itu, petugas mencurigai gerak gerik seorang pemuda yakni ABN (18). Selama beberapa waktu, polisi lalu melakukan pengintaian terhadap yang bersangkutan. Setelah dipastikan bahwa remaja itu mengkonsumsi dan memiliki pil sapi, penggerebekan pun dilakukan.
Dari penangkapan ABN ini, pengembangan kemudian dilakukan oleh petugas kepolisian. Hingga akhirnya petugas mendapatkan informasi mengenai jaringan peredaran pil sapi di wilayah perbatasan Gununhkidul dengan Bantul tersebut. Selanjutnya secara beruntun, 3 pemuda tanggung kembali diamankan oleh petugas kepolisian. Ketiganya adalah WP (24) warga Kecamatan Panggang, BP (17) warga kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, dan A (26) warga Serangan, Kabupaten Bantul.
“Bukti yang diperoleh anggota di lapangan cukup kuat, sehingga keempat pemuda ini digiring ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan,” terang Iptu Enny, mantan KBO Satresnarkoba Polres Gunungkidul ini, Jumat (26/07/2019) malam.

Adapun dari keempat pemuda tersebut diperoleh barang bukti berupa uang yang diduga hasil penjualan pil sapi sebesar Rp 830.000, kemudian 58 butir pil warna putih berlogo Y, dan 20 butir pil jenis Trihexyphenidill.
“Proses tetap lanjut, para pelaku sudah kami tahan dan masih dimintai keterangan. Keempat pemuda ini melanggar pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) atau pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UURI No. 36 th 2009 tentang Kesehatan,” papar dia.
Menurut Enny, ungkap kasus peredaran obat terlarang dan berbahaya di Kecamatan Panggang ini menambah daftar sejumlah orang yang mendekam di balik jeruji besi lantaran tersandung kasus narkoba. Dari kepolisian dan instansi terkait terus berusaha meredam dan menekan peredaran narkoba dengan cara meberikan pemahaman pada masyarakat untuk mengenali perilaku anak dan remaja.
Beberapa waktu lalu, Kasat Resnarkoba Polres Gunungkidul, AKP Tri Wibowo juga mengungkapkan jika kabupaten Gunungkidul menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Pasalnya tak sedikit dari mereka yang tertangkap di Gunungkidul justru orang dari luar daerah yang tengah mengedarkan atau bahkan mengkonsumsi obat-obatan terlarang.
“Beberapa cara kami lakukan untuk menekan peredaran narkoba di bumi handayani. Pasalnya jika semakin tak terkendali dapat merusak generasi penerus kita,” ujar AKP Tri Wibowo.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized1 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
