fbpx
Connect with us

Sosial

Jogja Hard Enduro VII Bertabur Pejabat, Ratusan Crosser Diajak Rasakan Track Ganas di Gunungkidul Utara

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Ratusan biker dari berbagai daerah, tumplek blek untuk ikut menyemarakkan Jogja Hard Enduro (JHE) VII. Yang cukup menarik, tak hanya peserta dari kalangan umum atau profesional saja, akan tetapi juga tak sedikit dari pejabat yang turut serta dalam event yang memacu adrenalin tersebut. Berdasarkan pantauan pidjar.com, diantara pejabat yang turut terjun menjajal track menantang di Gunungkidul tersebut diantaranya adalah Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen Teguh Muji Angkasa, Direskrimum Polda DIY, Kapolres Gunungkidul, Dandim 0730 Gunungkidul, Wakil Ketua DPRD, maupun pejabat lainnya.

Kepada pidjar.com, Ketua Indonesia Off-Road Federation 2 X 1, AKBP Mujiyana mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang selalu diadakan oleh para penghobi trabas. Selain itu, ajang ini juga sebagai ajang mempromosikan potensi obyek wisata yang dimiliki oleh daerah yang menjadi tuan rumah. Pasalnya setiap daerah memiliki karakteristik trek yang berbeda, seperti halnya di Gunungkidul. Kebetulan untuk tahun ini, Gunungkidul dipilih menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini.

Trek-trek di zona utara sendiri dipilih sebagai trek ajang kali ini lantaran dinilai memiliki sejumlah keunikan dan tantangan tersendiri bagi kalangan penghobi trabas. Trek yang dilalui mulai dari kawasan hutan, sungai dan beberapa jenis medan lainnya. Dalam ajang ini, panitia menurut Mujiyana akan menggabungkannya dengan pariwisata. Usai menempuh perjalanan panjang di trek yang menantang, para crosser akan diajak berkunjung ke obyek wisata.

“Ada banyak pertimbangan tentunya mengapa dipilih zona utara Gunungkidul yang menjadi lintasan kami. Ya salah satunya adanya beragam trek yang pantas dilalui,” kata AKBP Mujiyana.

Adapun rute yang akan dilalui oleh ratusan peserta ini diantaranya, start dari Mako Kodim 0730/Gunungkidul, kemudian kawasan Pasar Aapi sSiyono. Selanjutnya mulai melintasi medan yang tak biasa hingga tembus ke kawasan Kedungkeris di Kecamatan Nglipar melalui kawasan hutan kayu putih dan menerabas Kali Oya yang membentang di kawasan hutan rakyat tersebut.
Dari situ, para biker masih akan diarahkan melewati lintasan yang menguji skill mereka. Kawasan hutan mendominasi trek yang dilalui dalam event ini.

“Tentu dari segi keamanan sudah dipastikan oleh panitia. Ndak perlu khawatir, rutenya cukup panjang. Bisa jadi seharian baru selesai karena kita ada tempat transit dulu,” tambah dia.

Usai menerabas kawasan hutan, ratusan biker yang berasal dari DIY, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Samarinda ini masih harus melalui trek di Kawasan Pengkol dan Kedungpoh. Lagi-lagi lingkup perhutanan dengan jalan yang licin, sempit dan terjal harus ditaklukkan oleh para biker.

“Kita istirahat sejenak di kawasan Embung Batara Sriten, di mana ini merupakan salah satu obyek andalan Gunungkidul yang berada di kawasan tertinggi,” ujar dia.

Usai beberapa waktu menghabiskan waktu di kawasan obyek wisata ini. Para biker diarahkan untuk turun, kemudian melanjutkan perjalanan yang masih amat jauh. Dari Nglipar ternyata tidak diarahkan langsung kembali ke Kota Wonosari. Ternyata seumlah lintasan lain masih menanti. Diantaranya melewati kawasan Obyek wisata Goa Pindul melalui sisi jalan lain yang tidak biasanya. Barulah kembali ke Mako Kodim menyelesaikan lintasan yang dilalui.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler