Connect with us

Peristiwa

Kapal Terhempas Gelombang, 2 Nelayan Terombang-ambing di Lautan

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kecelakaan laut terjadi di perairan Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari pada Senin (01/02/2021) pagi. Sebuah kapal nelayan terpental usai dihantam ombak besar. Beruntung, meski sempat beberapa saat terombang-ambing di lautan, sejumlah nelayan berhasil diselamatkan oleh Tim SAR.

Koordinator SAR Linmas wilayah 1 Pantai Baron, Marjono menceritakan, insiden ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB pagi padi. Saat itu, kapal RE Wibowo yang ditumpangi oleh Sutar (35) warga Tenggang, Kemadang, Tanjungsari; Feri (29) warga Nglaos, Kemadang, Tanjungsari dan Ari Wibowo (33) Ngepung, Kemadang, Tanjungsari bermaksud hendak menangkap ikan ke perairan Pantai Baron.

Namun nahas, tanpa diduga, tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menghantam kapal. Kerasnya hantaman ombak membuat kapal berikut dua anak buah kapal yakni Sutar dan Feri terpental ke laut. Keduanya sempat terbawa arus hingga ke tengah laut.

Berita Lainnya  Diduga Tersambar Api Pembakaran Daun, Motor Kharisma Terbakar Saat Ditinggal Berladang

“Anak buah kapal atas nama Ari yang masih bisa bertahan di atas kapal kemudian berusaha ke tengah untuk menolong kedua temannya,” papar Marjono, Senin siang.

Gelombang yang cukup besar membuat Ari kesulitan dalam memberikan pertolongan. Pun demikian dengan Feri dan Sutar yang meski memiliki kemampuan berenang, kewalahan untuk melawan arus. Keduanya terus terbawa arus hingga ke tengah laut.

Di tengah perjuangan tersebut, kondisi pantai sendiri tengah ramai. Sejumlah warga yang melihat insiden ini lantas melapor ke Tim SAR.

“Warga lantas bersama Tim SAR berusaha untuk mengevakuasi korban, kapal sekaligus alat tangkap,” jelasnya.

Tak berselang lama, kedua nelayan yang terombang-ambing di lautan berhasil dievakuasi. Menurut Marjono, seorang korban yakni Sutar harus dilarikan ke rumah sakit pasca kejadian. Ia mengalami sesak nafas, mual dan pusing. Korban diduga terlalu banyak meminum air laut.

Berita Lainnya  Keluhkan Sesak Nafas, Bandit Curanmor Meninggal Saat Ditahan

“Sutar langsung dilarikan ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan perawatan medis,” pungkas Marjono.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler