event
Karang Taruna & LPMK Dibekali Skill Konten Digital untuk Promosikan Sumbu Filosofi
Jogja,(pidjar.com)–Dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan media sosial, Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta, Dinas Kebudayaan DIY menyelenggarakan kegiatan “Peningkatan SDM Kelompok Kerja Teknis Pengelola Kawasan Sumbu Filosofi”.
Kegiatan bertema Pelatihan Pengelolaan Media Sosial Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta ini dilaksanakan selama 2 hari, pada Rabu – Kamis, 15-16 Juli 2026 di Ruang Bima Lantai 2, Dinas Kebudayaan DIY, Jl. Cendana No. 11, Yogyakarta.
Pelatihan diikuti oleh 30 peserta dari perwakilan Karang Taruna dan LPMK di sepanjang Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta. Tujuannya adalah membekali peserta agar dapat menggunakan media sosial sebagai sarana edukasi, publikasi, dan promosi Kawasan Sumbu Filosofi sebagai Warisan Dunia UNESCO.
Selama dua hari, peserta mendapatkan materi mulai dari Pengenalan Kawasan Sumbu Filosofi, Strategi dan Perencanaan Media Sosial, Manajemen Interaksi, Penulisan Konten, hingga Produksi Konten Digital.
Adapun Narasumber terdiri dari Jujun Kurniawan M.A, menyampaikan materi tentang sejarah Sumbu Filosofi. Nurul Pikroh S.I.Kom, M.M, yang menyampaikan materi “Strategi dan Perencanaan Media Sosial” serta “Manajemen dan Interaksi Media Sosial”, serta Firstanto Didik Arifianto, Jefri Eko Cahyono, dan Imam Yudhanto.
Margono, LPMK Cokrodiningrata selaku peserta menyampaikan apresiasinya.
“Pelatihan ini sangat penting bagi kami di tingkat kelurahan. Dengan ilmu yang didapat, kami bisa membuat konten yang lebih menarik untuk memperkenalkan nilai-nilai Sumbu Filosofi kepada warga dan wisatawan. Media sosial harus kita manfaatkan untuk menjaga dan mempromosikan warisan budaya kita,” ujarnya.

Nurul Pikroh dalam sesinya menekankan pentingnya perencanaan konten. Kunci pengelolaan media sosial bukan hanya rajin posting.
” Tapi harus ada strategi, pesan yang jelas, dan interaksi yang membangun. Harapannya, setelah pelatihan ini, teman-teman dari Karang Taruna dan LPMK bisa menjadi duta digital Sumbu Filosofi yang kreatif dan konsisten,”jelas Nurul.
Kepala Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta Aryanto Hendro Suprantoro berharap, setelah pelatihan ini terbentuk jejaring pengelola media sosial yang aktif di tiap kampung di sepanjang Sumbu Filosofi.
Peserta juga dibekali praktik langsung dan diminta membawa smartphone/laptop untuk produksi konten digital.
Dengan penguatan SDM ini, diharapkan promosi Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai Warisan Dunia UNESCO dapat menjangkau audiens yang lebih luas melalui kanal digital.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized5 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized4 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
