fbpx
Connect with us

Kriminal

Keberadaan Ayah Kandung Bejat Masih Jadi Misteri, Polisi Terjunkan Tim Gabungan

Diterbitkan

pada tanggal

Playen,(pidjar.com)–Polisi terus melakukan perburuan terhadap Sub (54) warga Kecamatan Playen, pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya sendiri. Perburuan ini sendiri dilakukan tim gabungan antara Polsek Playen yang dibantu tim Opsnal Satreskrim Polres Gunungkidul. Sejauh ini tanda-tanda keberadaan Sub masih belum diketahui oleh polisi pasca kabur usai kabur setelah ulahnya dilaporkan keluarganya ke polisi.

Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak mengungkapkan, sekarang ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman data atas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh Sub terhadap Bunga (19) anak kandungnya. Keberadaan Sub pun saat ini masih menjadi misteri. Dalam perburuan ini, selain melibatkan anggota kepolisian, polisi juga melibatkan warga setempat. Sejauh ini, sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian Sub sudah diidentifikasi petugas, namun demikian, hasil pencarian tersebut masih nihil.

Selain itu keterangan dari korban dan beberapa saksi tengah dipelajari oleh pihak kepolisian untuk menentukan langkah dan mensinkronkan informasi yang beredar di lingkungan masyarakat.

Peta Sebaran Status COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul
*Credits: https://bit.ly/statCovGK (updated)

“Masih dalam pengembangan anggota. Untuk keberadaan pelaku juga masih penyelidikan melibatkan semua instansi, apakah sudah ke luar Gunungkidul atau masih berada di sekitar sini. Sekecil apapun informasi tentu kami tindak lanjuti,” ungkap AKP Jusuf Tianotak, Selasa (19/02/2019).

Pelengkapan bukti dari hasil visum juga tengah ditunggu oleh kepolisian maupun dinas terkait. Dari hasil ini juga akan semakin memperkuat apakah tindakan bejat seorang bapak terhadap anaknya itu ada unsur pemaksaan atau tidak. Dari petugas pun juga terus melakukan pendampingan pada korbannya.

Berita Lainnya  Berlagak Preman, 3 Pemuda Ngandang di Kantor Polisi

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Sudjoko memaparkan, terkait kasus ini dari Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Knak langsung ia terjunkan. Para personel untuk memberikan pendampingan dan memfasilitasi segala keperluan lanjutan baik proses hukum maupun kesehatan korbannya. Lantaran kondisi korban yang membutuhkan pendampingan pada kesehatan serta psikologinya .

“Kondisinya sudah stabil dibandingkan dengan awal-awal pasca kejadian. Kami upayakan penanganan yang terbaik,” ucap Sudjoko.

Sementara ini dari dinas sendiri masih fokus pada kesehatan Bunga lantaran ada penurunan kesehatan usai kejadian ini. Keterangan sementara yang diperoleh dari keluarga maupun korban perlakuan tidak menyenangkan itu dilakukan Sub terhadap anak terakhirnya itu baru pertama kali. Kondisi Bunga sekarang ini meski telah stabil namun ada trauma tersendiri.

Berita Lainnya  Unsur Pemerasan Terbukti, Polisi Belum Tetapkan Oknum Wartawan Yang Diduga Peras Kepala Desa Jadi Tersangka

“Korban menginginkan tidak bertemu dengan ayahnya itu. Ada trauma tersendiri memang, penanganan dengan menggandeng pihak terkait terus kami lakukan,” imbuhnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler