Politik
Kemesraan Prof Sutrisna dan Sumanto, Duet Maju 2024?
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul tinggal satu tahun lagi. Sejumlah nama memang santer diprediksi hendak maju pada kontestasi politik tersebut. Mereka mulai turun ke lapangan untuk menggali aspirasi di masyarakat di setiap wilayah untuk mendapatkan simpatisan. Warga pun mulai menduga-duga siapa saja yang akan maju sebagai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Misalnya saja, kedekatan antara Prof.Sutrisna Wibawa dengan Sumanto yang merupakan Ketua Bapilu DPC Gerindra Gunungkidul yang digadang-gadang hendak menuju GK 1. Di beberapa kesempatan kegiatan sosial dan masyarakat memang keduanya nampak hadir dan sepaham dengan pandangan masyarakat untuk lebih maju di bidang pertanian.
Belakangan dua tokoh besar ini meluncurkan program subsidi pupuk bagi petani melalui Koperasi Jaringan Jasa Usaha yang mana akan memberikan 10.000 ton pupuk untuk petani Gunungkidul. Koperasi ini nantinya juga akan mengupayakan penanganan pasca panen. Sehingga petani di Bumi Handayani tidak perlu kesulitan untuk menjual hasil panen mereka.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Sumanto mengatakan, selama ini sektor pertanian di Kabupaten Gunungkidul merupakan sektor unggulan, bahkan lumbung padi disematkan untuk daerah ini. Namun hingga sekarang permasalahan pupuk dan penanganan pasca panen masih menjadi sebuah kendala bagi petani.
Selama ini dirinya sering mendapatkan keluhan dari petani di daerahnya yang kesulitan untuk mendapatkan pupuk. Ia bersama dengan Prof. Sutrisno Wibowo berupaya untuk mencarikan solusi agar petani mudah mendapatkan pupuk, benih dan nantinya kerjasama pasca panen.

“Keluhan-keluhan masyarakat kami tampung dan diupayakan untuk dipecahkan, kebetulan saya dan Prof (Sutrisna Wibawa) memiliki relasi yang bergerak di koperasi dan siap membantu,” papar Sumanto.
Sektor pertanian ini lah yang akan terus digenjot agar semakin maju dan kesejahteraan petani dapat lebih meningkat. Mengingat hampir 80 persen warga Gunungkidul merupakan petani.
Disinggung mengenai pencalonannya sebagai pemimpin daerah, Sumanto mengatakan saat ini fokus membantu warga Gunungkidul untuk lebih berkembang dan dapat bersaing dengan daerah lain. Sektor unggulan yang ada terus diupayakan maksimal, dan beberapa bidang yang belum tergarap dapat tertangani dan berkembang pesat.
“Kalau itu nanti sesuai kehendak masyarakat dan partai. Saya saat ini fokus untuk membantu masyarakat agar berkembang dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” papar dia.
Hal senada juga diungkapkan oleh Prof. Sutrisna Wibawa. Ada beberapa bidang yang disoroti di daerah terluas di DIY. Saat ini, fokusnya adalah membantu masyarakat dalam bidang pertanian.
“Jika nantinya masyarakat menghendaki (pencalonan) itu persoalan lain. Yang terpenting saya ingin berkontribusi memajukan dan memakmurkan masyarakat Gunungkidul,” ucap Mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta ini.
Menurutnya ia telah melakukan study sejak lama tentang bidang apa saja yang bisa meningkatkan kualitas serta kesejahteraan masyarakat. Hal yang terpenting adalah pertanian dan persoalan pendidikan yang tidak boleh terlupakan.
Angka kemiskinan di Gunungkidul masih tergolong tinggi, untuk itu perlahan namun pasti ia bersama dengan relasinya berupaya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dipilihnya sektor pertanian sebab hampir 80 persen warga Gunungkidul merupakan petani.
Ia memiliki gagasan, penanganan permasalahan kemiskinan dilakukan dari akarnya. Sehingga program-program yang digagas tepat sasaran dan tidak hanya sebatas wacana saja.
“Selama ini saya bergerak di bidang pendidikan, perlahan di Gunungkidul sudah mulai nampak. Ada perguruan tinggi negeri disini dan jurusan vokasi yang cukup diminati oleh pelajar disini. Harapan saya nanti pendidikan dan pertanian akan berkesinambungan, para mahasiswa lokal yang memiliki keterampilan dan pengetahuan lebih maju dapat diterapkan untuk membangun Gunungkidul yang lebih sejahtera,” tutup dia.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
